Suasana diatas Jembatan Penyeberangan orang Gelora Bung Karno, Tampak lebih modis dan kekinian | foto: Bimo Prasetyo
Suasana diatas JPO Gelora Bung Karno, Tampak lebih modis dan kekinian | foto: Bimo Prasetyo

Setelah kurang lebih 4 bulan pengerjaan, sebagian Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) yang direvitalisasi oleh Pemerintah Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta akhirnya diresmikan pada Kamis (28/2). JPO tersebut menghubungkan tiga halte Transjakarta, yaitu Bundaran Senayan, dan Gelora Bung Karno.

Ketiga JPO ini diresmikan sekitar pukul 10 pagi, namun masyarakat baru dapat merasakan JPO ini pada pukul 12 siang. Menurut petugas halte Gelora Bung Karno, setelah JPO beroperasi nantinya penyebrangan menggunakan lampu lalu lintas (Pelican Crossing) akan ditutup secara total.

Ketiga JPO tersebut dihias dengan tata lampu yang menarik, menjadikan penampilannya semakin ciamik dan kekinian. Tampilan dari sorotan lampu yang dihasilkan cukup menarik banyak pasang mata yang melihat nya, baik dari bawah JPO maupun dari atas JPO. Dengan desainnya yang unik, banyak masyarakat Jakarta datang untuk sekedar mampir dan melakukan swafoto maupun sekedar mencoba jembatan yang telah direvitalisasi tersebut.

Advertisement Inline

Suasana JPO Gelora Bung Karno dari trotoar Jalan Jendral Sudirman. | Foto: Bimo Prasetyo

Selain Gelora Bung Karno, JPO lainnya yang resmi beroperasi adalah JPO Halte Bundaran Senayan. Kedua JPO ini diharapkan mampu menarik minat masyarakat untuk menggunakan transportasi publik. Karena selain merubah dan menambah unit bus, infrastruktur seperti JPO ini dapat dijadikan nilai tambah untuk mengajak masyarakat untuk beralih ke transportasi umum.

Dari ketiga JPO tersebut, hanya JPO pada Halte Transjakarta Polda Metro Jaya yang belum dapat dinikmati oleh masyarakat. Saat ini, JPO tersebut sedang dalam tahap penyelesaian akhir walau sudah diresmikan.

Ketiga JPO baru ini juga berdekatan dengan pintu masuk Stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) yakni Senayan dan juga Istora. JPO tersebut dapat menjadi akses perpindahan antara penumpang Transjakarta dengan MRT Jakarta yang merupakan bagian integrasi transportasi perkotaan di Jakarta. Selain integrasi jembatan, MRT juga merencanakan untuk melakukan perpindahan antar moda melalui bus stop Non BRT Transjakarta.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menghimbau kepada seluruh masyarakat, agar senantiasa menjaga dan merawat fasilitas JPO baru agar senantiasa tetap rapi dan indah.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.