BAGIKAN
Studio 1 Kyoto Animation setelah insiden pembakaran (Foto: Carl Court/Getty Images)

Insiden pembakaran studio 1 Kyoto Animation yang terjadi pada 18 Juli lalu menjadi duka mendalam bagi industri animasi Jepang. Insiden yang dilakukan oleh pelaku tidak bertanggung jawab ini menelan korban jiwa sebanyak 34 orang serta korban luka yang hampir semuanya adalah para staf studio ini.

Dilansir dari situs Kyodo News, pihak kepolisian mengumumkan telah mengidentifikasi ke-34 korban jiwa melalui tes DNA. Melalui sumber terpisah, mereka akan segera mengungkap nama-nama korban dalam waktu dekat.

Sementara itu, pihak studio Kyoto Animation telah menyatakan mereka tidak akan mengumumkan nama-nama korban jiwa dalam waktu dekat demi menghormati keadaan keluarga yang sedang berduka. Hal tersebut baru akan dilakukan setelah prosesi pemakaman semua korban selesai dilakukan.

Studio 1 Kyoto Animation (Foto: Mike Hattsu/Wikimedia)
Advertisement Inline

Studio 1 Kyoto Animation terletak di area Rokujizo, kota Uji, daerah pinggir prefektur Kyoto. Studio 1 bisa dibilang salah satu studio yang krusial bagi KyoAni, di mana banyak sutradara maupun animation director bekerja di sana. Proses compositing dan 3D dari berbagai anime yang digarap oleh studio ini pun juga banyak difokuskan di gedung ini.

Kebakaran di Studio 1 Kyoto Animation bermula pada Kamis (18/7) pukul 10:30 waktu Jepang (8:30 WIB). Warga yang berada di sekitar lokasi kejadian melaporkan ada suara ledakan yang disusul dengan kepulan asap putih yang keluar dari jendela gedung KyoAni. Regu pemadam kebakaran (damkar) Kyoto mengerahkan lebih dari 30 mobil pemadam untuk menangani kebakaran. Api akhirnya benar-benar berhasil dipadamkan pada Jumat (19/7) pukul 6:30 waktu Jepang (atau 4:30 WIB).

Selain korban jiwa dan luka, insiden pembakaran ini juga menimbulkan kerugian materil  tak ternilai berupa hangusnya semua arsip dan data animasi milik Kyoto Animation di gedung studio 1. Demi menghapus kenangan buruk akibat insiden ini, presiden Kyoto Animation Hideaki Hatta mengungkapkan ia berencana untuk merubuhkan gedung studio 1 dan kemudian mendirikan taman serta monumen di lokasi tersebut.

© Kakifly / Houbunsha / Sakura High Band

Menanggapi peristiwa ini, beberapa pihak menggelar penggalangan dana untuk membantu studio Kyoto Animation, seperti distributor Sentai Filmworks lewat situs GoFundMe (hingga artikel ini ditulis telah terkumpul sebanyak 2,2 juta dolar Amerika atau sekitar 208 milyar rupiah), jaringan toko pernik anime Animate, serta pemerintah Kota Uji. Beberapa komikus juga turut menyumbangkan sebagian hasil penjualan manganya untuk membantu pemulihan studio KyoAni, salah satunya Chihiro Ishizuka sang komikus Flying Witch.

Kini, pihak KyoAni akhirnya telah membuka rekening donasi untuk membantu usaha pemulihan studio ini secara langsung. Dana yang terkumpul nantinya akan digunakan untuk membantu keluarga korban meninggal dan luka, serta pembangunan kembali gedung studionya. Semua dana yang terkumpul dan digunakan melalui kantung donasi ini akan dilaporkan secara transparan lewat situs resminya.

Berikut adalah info rekening donasi Kyoto Animation bagi Anda yang ingin membantu usaha pemulihan studio ini secara langsung.

KAORI Newsline | Disclaimer: Demi menghormati kondisi keluarga yang sedang berkabung, tim KAORI belum akan menulis nama-nama korban meninggal hingga ada pengumuman resmi dari pihak kepolisian dan Kyoto Animation.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.