KAORI menyajikan sisi berbeda dari Gelar Jepang Universitas Indonesia, 22-24 Agustus 2014 lalu.

gj03

Salah satu pengunjung Gelar Jepang memanfaatkan sarana kingyo-sukui (menangkap ikan) yang disediakan panitia Gelar Jepang untuk memotret mainan Shimakaze yang ia bawa.

Advertisement Inline

gj01

Crossdress karakter Umi dan Nico dari seri kartun khas Jepang (anime) Love Live! School Idol Project

gj05

Panjang antrian untuk masuk Gelar Jepang mencapai ratusan meter. Foto diambil pukul 12 siang.

gj06

Cosplayer berhijab dari karakter Vocaloid, Rin dan Len.

gj04

Ibu-ibu yang telah berjasa memungut sampah dalam perhelatan Gelar Jepang. Mereka berpatroli, dengan sigap mengumpulkan sampah yang berserakan dari para pengunjung. Ibu-ibu ini juga dibantu panitia Gelar Jepang yang khusus disiagakan memungut sampah.

gj09

Tim lengkap cosplayer seri Attack on Titan (Shingeki no Kyojin)

gj11

Panitia menyediakan satu buah shuttle bus untuk mengantar-jemput pengunjung yang akan menuju arena Gelar Jepang dari stasiun Pondok Cina dan stasiun UI.

gj07

Domo, maskot stasiun televisi NHK World, bergoyang saat menyapa pengunjung Gelar Jepang.

gj02

Yun*Chi yang beraksi dengan penuh energi saat tampil di acara Gelar Jepang.

gj00

Bon Odori, acara berdansa dengan lagu-lagu khas festival tradisional Jepang (matsuri).

gj08

Panitia membagikan kembang api kepada beberapa pengunjung sehingga mereka bisa ikut bergembira menikmati pertunjukan kembang api (hanabi)

gj12

gj10

Reaksi para pengunjung yang menikmati akhir acara. Gelar Jepang ditutup dengan pesta kembang api.

KAORI Newsline | oleh Kevin W dan Rafly N

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.