android one
Nova Launcher di Android 10

Baru-baru saja Nokia 6.1 Plus atau yang sering disebut Nokia X6 telah diperbaharui softwarenya dengan sistem operasi Android terbaru, yakni ke Android 10. Android 10 sendiri adalah versi Android paling terbaru yang telah diluncurkan oleh Google pada tahun lalu, namun pembaharuannya diberikan secara bergilir pada smartphone Android, dan pada tanggal 6 Januari 2020 kemarin. Nokia X6 telah diperbaharui dengan sistem operasi Android One, yang menggunakan ROM stok Android langsung dari Google. Mari simak ulasan kami tentang bagaimana pengalaman yang ditawarkan Android 10 versi Android One.

Android 10
Android 10

Sebelum kita lanjut, sistem operasi Android One itu sendiri adalah stok Android yang dirancang langsung dari Google, sehingga perangkat atau smartphone yang menggunakan sistem operasi ini akan mendapatkan pembaruan software Android lebih cepat, jika dibandingkan dengan smartphone lainnya yang menggunakan sistem operasi yang dimodifikasi oleh pihak vendor. Tentunya fiturnya juga lebih sedikit dibandingkan dengan smartphone lainnya, karena yang diberikan di sini adalah Android murni tanpa campur tangan pihak vendor. Bila ingin merekam layar Android seperti MIUI milik Xiaomi atau One Ui milik Samsung, pengguna perlu meng-install aplikasi tambahan dari PlayStore. Jadi kurang lebih Android One itu adalah sistem operasi yang minim bloatware dan memiliki keamanan terjamin yang dipegang langsung oleh pihak Google.

Android

Advertisement Inline

Dark Mode Jadi Fitur “Standar”

Beberapa fitur baru dihadirkan di sini, salah satunya adalah fitur Dark Mode yang fenomenal yang telah muncul dari tahun 2019 lalu. Fitur ini berbeda dengan versi di Android Pie yang Dark Modenya hanya di bagian App Drawer, Notifikasi, dan Folder. Kali ini, fitur Dark Mode tersedia menyeluruh sampai ke dalam sistem. Fitur ini disebut-sebut dapat menghemat baterai jika digunakan di layar Oled atau Amoled, karena jika dipakai di layar jenis tersebut fitur ini akan mematikan layar bagian yang hitam atau gelap.

Fitur Dark Mode di sini juga bisa memaksa aplikasi lain untuk menjalankan fitur Dark Mode. Tetapi karena yang dijalankan fitur Dark Mode dalam aplikasi itu masih belum resmi, banyak dari tampilannya yang belum stabil dan kacau. Contohnya saja fitur dark mode di Facebook di mana warna tulisan di aplikasi ini mengikuti gelapnya layar, sehingga tulisan di layar tidak kontras dan sulit dibaca. Jadi, fitur paksa dalam Dark Mode ini memang bisa dijalankan, tetapi hasil tidak sesempurna seperti aplikasi yang sudah ditanamkan fitur Dark Mode dari awal.

Berikut beberapa tangkapan layar di fitur Dark Mode dalam Android 10.

This slideshow requires JavaScript.

Perubahan Fitur Gesture

Fitur Gesture di Android 10 juga mempunyai perubahan signifikan dibanding dari Android Pie. Lokasi pengaturan gesturenya terletak di pengaturan bagian sistem, selanjutnya masuk ke dalam “system navigation” dan pilih opsi “gesture navigation”.

Di Android Pie, jika ingin menggunakan gesture back pengguna harus menarik dari kiri bawah ke atas, bawah tengah ke atas untuk kembali ke layar utama, dan kanan bawah ke atas untuk “recent app”. Sementara itu untuk Android 10, jika ingin menggunakan gesture back, pengguna harus menarik dari pojok layar kiri atau kanan untuk memicu gesture back,  menarik dari bawah ke atas akan membuat ponsel kembali ke layar utama, dan ketika menarik dari bawah dan ditahan akan memicu “recent app”. Jika menarik secara diagonal akan memicu Google Assistant, dan menggeser garis bagian bawah ke arah kiri akan berpindah ke aplikasi sebelumnya. Pada Android Pie memang dua fitur tersebut tidak tersedia dalam gesturenya, tetapi untuk secara kemudahan dan tampilan, gesture Android Pie masih lebih unggul dibandingkan dengan Android 10.

Pertama untuk dari tampilan, gesture Android 10 tidak full screen di mana tersisa sedikit bar hitam dan garis pembantu yang berfungsi untuk berpindah antar-aplikasi atau penunjuk bahwa tempat tersebut untuk kembali ke layar utama. Sementara fiture gesture pada Android Pie menampilkan layar full screen dan tidak tersisa garis bantu apapun yang memberikan pengalaman lebih bersih ketika menggunakan gesture. Untuk kemudahan penggunaan gesturenya sendiri, penulis lebih memilih gerakan gesture pada Android Pie karena mudah dioperasikan, yakni dengan tombol navigasinya digantikan oleh gesture tarik dari bawah ke atas. Pada fitur gesture Android 10, ketika kita berada di dalam aplikasi yang memiliki toggle menu yang harus ditarik dari pojok kiri atau kanan akan memicu gesture back. Tentu masalah itu akan berdampak cukup besar pada orang yang kesehariannya menggunakan aplikasi yang memiliki toggle geser tersebut. Contohnya pada aplikasi Telegram, Google Maps, atau aplikasi baca komik seperti Tachiyomi. Penulis sering kesulitan ketika ingin menggeser toggle di kiri yang akhirnya membuat penulis menyerah menggunakan gesture pada Android 10 dan memilih navigasi 2 tombol.

Navigasi 2 tombol di sini tidak mempunyai perubahan yang besar dari Android Pie. Keseluruhan hampir sama, geser pada garis putih, ke kiri atau ke kanan untuk berpindah antar aplikasi secara cepat, geser setengah ke atas untuk “Recent app” dan geser secara penuh untuk kembali ke layar utama, atau bisa menyentuh langsung garis putih tersebut untuk ke layar utama. Untuk mengaktifkan Google Assistant di sini juga sama seperti Android Pie, cukup menekan garis tersebut. Karena penempaan navigasinya masih sama, di sebelah kiri garis tersebut tersisa tombol back yang gunanya untuk kembali, tanpa tambahan atau perubahan apapun. Tombol back di sini hanya berguna untuk kembali, tidak ada menu khusus juga kalau kita menahan atau menggeser tombol back tersebut. Dari segi tampilan dan kemudahan Android Pie masih bisa diandalkan, tetapi untuk segi inovasi, Android 10 bisa diacungi jempol. Perpindahan aplikasi hanya menggunakan gerakan gesture membuat Android 10 ini mirip dengan iOS milik iPhone.

This slideshow requires JavaScript.

Ulasan Android 10 berlanjut ke halaman kedua.

1 KOMENTAR

  1. Secara umum benar begitulah kesan pertama android 10 di Nokia 61 plus, secara umum memuaskan tpi ada beberapa sektor yg perlu d tingkatkan. Bagi saya adanya garis hitam d bawah layar sedikit mengganggu saat akan mengetik karena dengan adanya itu keyboard jdi tidak d posisi bawah tpi agk naik. Harapan saya gesture bisa ada option seperti android pie dlu dan garis hitam di bawah layar supaya dihilangkan agar bisa full screen atas sampai bawah.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.