Apa jadinya bila dunia seketika dilahap oleh “sinar misterius” dan salah satu cara menghentikannya adalah untuk terus melangkah maju? Sambut salah satu gim buatan Spike Chunsoft dengan nama Mystery Chronicle: One Way Heroics. Setiap kali memainkan gim ini saya kerap melupakan waktu dalam sekejap, walaupun gim ini memiliki gameplay yang sangat sederhana. Namun sekalinya bermain saya bisa melupakan waktu dengan sekejap kurang lebih 2-3 jam (dan akan sangat susah untuk berhenti memainkannya tanpa ada niatan kuat), karena ini adalah salah satu gim yang menurut saya masuk ke kategori “just one more turn”.

Mystery Chronicle: One Way Heroics sendiri adalah gim spin-off dari seri mystery dungeon yang dikembangkan oleh Spike Chunsoft. Gim ini pertama kali dirilis di Jepang pada tahun 2015, di mana versi berbahasa Inggrisnya dirilis setahun kemudian. Gim ini memiliki premis sederhana, di mana pemain hanya dapat maju ke-kanan saja selama permainan, karena setiap putarannya, semua yang di belakang pemain akan hancur oleh “sinar misterius”. Bagi yang berminat kalian dapat membeli gim ini di Steam. Namun sebelum membelinya, kira-kira apakah Mystery Chronicle: One Way Heroics ini cocok untuk kalian mainkan di waktu senggang? Mari simak ulasan berikut ini.

Premis Cerita

Akhir dunia telah tiba dengan kedatangan sinar misterius bernama “Shine Raid”, sinar ini melahap seluruh objek yang ada di depannya dan menghapusnya dari kehidupan di dunia ini selamanya. Sebelum sinar tersebut sampai pada istana, sang raja memutuskan untuk memanggil sang pahlawan agar bersiap berkelana dan mengalahkan Alma, sang malaikat jahat yang telah memanggil sinar itu. Perjalanan sang pemain dalam Mystery Chronicle: One Way Heroics akan dimulai dari kastil kerajaan dan pemain dapat mencari teman-teman lainnya untuk membantu dalam mengalahkan Alma. Apakah pemain mampu mengalahkan Alma dan menyelamatkan dunia dari kedatangan sinar “Shine Raid”?

Grafis sederhana yang membuat nostalgia

©Spike Chunsoft Co., Ltd.

Ketika kalian memulai permainan dalam Mystery Chronicle: One Way Heroics, kalian langsung disajikan oleh grafis klasik ala RGP 16-bit. Sekilas saya juga langsung teringatkan oleh aset-aset yang dimiliki RPG Maker. Terlepas dari grafis pixel yang sederhana, bagi saya grafis seperti ini sudah cukup baik karena fokus dari gim ini adalah perjalanan satu arah saja tanpa kembali lagi. Dengan adanya grafis seperti ini dunia dapat dibuat lebih kecil sehingga pemain dapat melihat berbagai objek maupun musuh sekaligus serta dapat mengatur strategi yang baik untuk melangkah. Strategi? Kupikir ini game rougelike. Ya, benar walaupun ini adalah gim rougelike, gim ini memiliki salah satu fitur paling menarik yaitu kalian tidak dapat kembali ke area sebelumnya (yang telah terlahap oleh “Shine Raid”). Karena ketika tersentuh oleh itu semua objek dinyatakan musnah (termasuk NPC dan pemain juga), jadi pemain harus sigap dalam menentukan setiap gerakannya. Sinar tersebut akan maju ketika pemain juga melangkah. Di sinilah aspek strategi yang perlu pemain lakukan karena gim ini berbasis turn-based sama seperti seri mystery dungeon.

Setiap dunia juga akan terbuat secara acak, sehingga seluruh permainan yang dimainkan pemain akan berbeda selalu. Sebelum memulai permainan pemain nantinya akan disuguhkan oleh opsi memodifikasi karakter berdasarkan kelas dan jenis kelaminnya serta menentukan kemampuan apa yang akan bertambah selama permainan itu (kemampuan ini akan berguna untuk beragam situasi, mulai dari; merekrut pahlawan lainnya hingga “negosiasi” harga barang). Setelah menentukan karakter yang diinginkan, pemain juga dapat memilih tingkat kesulitan dan dunia yang akan dimasuki. Beberapa dunia yang dapat dipilih pemain adalah; dunia standar (acak secara otomatis), dunia misi (setiap beberapa hari dunia ini akan berubah dan akan ada status yang berbeda setiap pergantiannya), dan dunia simpanan (di sini pemain dapat mengunjungi kembali dunia lama dan memainkan dengan peta itu lagi).

Keseluruhan gim ini dikemas dengan panduan yang baik, sehingga pemain tidak akan merasa tersesat ketika menavigasi setiap menu dan teks. Akan tetapi gim ini memiliki kekurangan yaitu “kurangnya tujuan”. Tujuan di sini bukanlah misi utama yang memang harus dilakukan pemain seperti mengalahkan malaikat Alma dan menyelamatkan dunia. Namun tujuan yang saya maksud adalah insentif seperti misi tambahan, banyak sekali misi tambahan yang harus pemain coba-coba, sehingga pemain tidak lain harus pergi ke internet dan mencari guide yang baik. Misi tambahan ini berguna untuk membuka berbagai kelas tambahan yang unik dan menarik, sehingga akan sangat berguna sekali dalam permainan selanjutnya. Namun dengan keterbatasn informasi akan tujuan selanjutnya selain misi utama tersebut, kebanyakan kelas tersebut akan terbuka secara tidak sengaja tanpa diketahui oleh pemain caranya (namun kebanyakan hanya menyelesaikan dunia misi saja, hanya saja saya pikir adanya informasi terkait ini harusnya disampaikan karena secara otomatis pemain hanya akan bermain di dunia acak). Dengan visual yang indah saya pastikan kalian akan tergoda untuk membuka kelas-kelas tersebut baik dengan membelinya atau menyelesaikan misi tambahan, karena selain ilustrasinya menarik, grafis pixel-nya juga imut.

Satu dunia lagi…

©Spike Chunsoft Co., Ltd.

“Just one more turn”, itulah yang saya katakan dalam diri saya ketika bermain Mystery Chronicle: One Way Heroics. Saat memainkan kembali gim ini saya terasa seperti melupakan waktu karena sering kali dalam permainan ini saya kalah di tengah perjalanan entah karena salah membunuh monster hingga dibunuh oleh monster kuat. Hal-hal itu membuat saya semakin ingin mengulangi gim ini, karena selain pemain hanya dapat melaju ke depan saja, pemain juga hanya dapat menyimpan data perjalanan ini sesekali saja. Di mana pemain harus menemukan tempat khusus untuk menyimpan data maupun menggunakan item yang diperlukan untuk menyimpan data. Hal tersebut memberikan insentif kepada pemain bahwa sekali mati di sini maka kalian harus mengulangi lagi dari awal. Ya saya tahu itu hal umum di rougelike, namun jika membandingkan dengan seri mystery dungeon, di mana pada gim itu pemain dapat melakukan penyimpanan data di manapun namun hanya satu kali dan gim akan dimatikan hingga pemain membukanya lagi. Kini dalam One Way Heroics, pemain hanya dapat menyimpan sesekali saja namun memang bisa berulang kali, akan tetapi pemain akan sangat kesulitan untuk mencari tempat tersebut karena setiap permainan tempat tersebut akan berbeda, sehingga akan terasa lama sekali untuk menyimpan data (apalagi kalau kalian sudah berjalan cukup jauh sekali).

Dengan cerita yang sederhana, bagi saya ceritanya sendiri sudah cukup menarik untuk dimainkan. Serta dengan berbagai ending yang berbeda maka bagi pemain yang suka menyelesaikan semua konten gim, gim ini akan memiliki banyak replayability.

Kesimpulan

©Spike Chunsoft Co., Ltd.

Tentunya, gim ini bukanlah gim yang wajib dimainkan oleh semua orang dan harus dimainkan juga. Gim ini sangat memiliki segmen pemain yang khusus, sehingga tidak semuanya pasti akan langsung menyukai gim ini di awal permainan. Dengan gameplay yang cukup repetitif (iya saya tahu ini rougelike, namun bumbu ekosistem areanya masih terlalu hambar), bahkan saya sendiri-pun akan jarang memainkannya. Namun gim ini memiliki bumbu spesial lainnya yang membuat saya terus ingin memainkannya ketika kembali memainkannya dan tanpa saya ketahui saya sudah memainkan hingga 4-5 jam. just one more turn, itulah yang saya sukai ketika memainkan gim ini sama seperti ketika saya memainkan gim seperti civilization maupun gim 4X lainnya. Karena cerita di sini cukup sederhana, pemain mampu membayangkan sendiri kisah perjalanan mereka dan penceritaannya dengan beberapa tambahan cerita utama seiring perjalanan.

Hingga kini memang saya belum sempat menamatkannya hingga mendapatkan true ending. Namun bagi saya sudah cukup saja ketika mendapatkan akhir setelah mengalahkan bos terakhirnya. Akhir kata apakah kalian harus memainkan gim ini? Menurut saya, bagi kalian pemain seri mystery dungeon dan penggemar Spike Chunsoft, maka gim ini akan sangat terasa sekali seperti memainkan gim ciri khas mereka selain itu ada beberapa easter egg dari seri lainnya yang pernah dikembangkan maupun diterbitkan oleh Spike Chunsoft sendiri. Namun bila kalian adalah penggemar rougelike, maka gim ini mungkin dapat memanjakan waktu kalian untuk sementara waktu atau bahkan kalian langsung ketagihan. Terakhir bila kalian pemain kasual, mungkin gim ini akan terasa menarik pada 1-5 kali permainan, setelah itu kalian akan cepat merasa kesal karena kesalahan kecil yang mungkin dilakukan pada awal permainan.

Kelebihan

  • Bagi penggemar genre rougelike maka seri ini memiliki ciri khas “just one more turn”.
  • Cerita utama yang hampir disuarakan semua.

Kekurangan

  • Terlalu banyak grinding untuk menyelesaikan semua ending-nya dan kelas karakter.
  • Grafis yang mungkin tidak semua orang suka.

KAORI Newsline | Oleh Cakra Bhirawa

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.