BAGIKAN

balas dendam porno

Kasus memfilmkan kekasih sendiri telanjang saat bermain seks ternyata marak di Jepang.

Dari survei Ai Research baru-baru ini terhadap wanita antara 20-30 tahun, dari 200 responden, ternyata 16,5 persen di antaranya pernah difilmkan saat telanjang dan bermain seks dengan kekasihnya.

Dari jumlah yang pernah punya pengalaman difilmkan tersebut, 51,5 persen mengatakan apa boleh buat karena kekasih sendiri. Percaya untuk mereka berdua saja film tersebut.

Ternyata keadaan sebenarnya saat ini cukup banyak film pribadi dengan kekasih dijual ke pasaran seharga 3.800 yen per film. Judul dan tema filmnya “Balas Dendam Porno”. Hal ini kebanyakan dilakukan setelah putus dengan pacarnya tersebut. Lalu pembelinya memberi label Albatross untuk film yang dijual.

Akibat banyaknya kasus demikian, parlemen Jepang menyusun Rencana Undang Undang untuk menghukum pelaku ‘balas dendam porno’, menjual film seksnya sendiri dengan sang kekasih. Apabila RUU itu disahkan menjadi UU tahun depan, si pelaku dapat dipenjara maksimum 3 tahun dan atau denda 500 ribu yen.

Alasan kedua mengapa kekasih memperbolehkan memfilmkan hubungan seks mereka, tampaknya 24,2 persen dilakukan pembuatan film secara sembunyi tidak diketahui sang pacar. Lalu alasan ketiga, 21,2 persen ingin membuat kekasihnya bahagia.

Alasan selanjutnya, juga 21,2 persen dalam rangka untuk menghidupkan kehidupan seks mereka dan alasan terakhir 12,1 persen karena merasa romantis kalau difilmkan bersama.

Namun, setelah pengambilan gambar seks bersama itu, 48,5 persen menyatakan mereka menyesal. Sedangkan sisanya menyatakan tidak menyesal.

KAORI Newsline | Courtesy of Tribunnews

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.