BAGIKAN
(Ilustrasi)

Sering menemukan film-film porno (Japan Adult Video / JAV) dari aktris favorit Anda tersedia dalam versi tanpa sensor? Kebahagiaan Anda harus berakhir sebab kepolisian Jepang berhasil meringkus sang “pahlawan”, yang telah beraksi selama sepuluh tahun lebih.

Chen Mei-Li, pemilik perusahaan Pierrot di Jepang berhasil meraup untung besar dengan mengunggah video yang seharusnya hanya tersedia dalam versi tersensor dan membuatnya tersaji dalam bentuk tanpa sensor di luar Jepang. Selama sepuluh tahun, video-video yang normalnya disensor bisa ditonton tanpa sensor melalui situs Carribeancom.

Dilansir Sankei News, dalam operasi bersama yang dilakukan oleh kepolisian Tokyo, Aichi, dan Shizuoka, polisi berhasil meringkus lima orang lainnya bersama Chen pada Agustus 2015. Diduga selama menjalankan aksinya, Chen yang merupakan WNA berkebangsaan Taiwan ini telah menerima sampai 1,3 miliar yen (175 miliar rupiah) sejak tahun 2007.

Advertisement Inline

Polisi masih memburu produsen film lainnya yang mengunggah karya tanpa sensor. Carribeancom adalah salah satu pemain besar dalam bisnis ini dan diklaim memiliki lebih dari 4.000 film tanpa sensor.

Di Jepang, UU Pornografi melarang distribusi barang yang bersifat “tidak senonoh”, namun definisinya yang sempit menyebabkan film-film porno menjadi berstatus legal di Jepang, selama menyensor bagian alat vital.

KAORI Newsline

 

1 KOMENTAR

  1. ternyata pahlawan kita bernama Chen Mei-Li. dan sekarang sudah gugur T.T
    jasa jasa mu takkan kulupakan. Carribeancom

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.