BAGIKAN
Tokyo Metro 6018 dan 6028 | Foto Oleh: Adam Faridl
Tokyo Metro 6018 dan 6028 | Foto Oleh: Adam Faridl
Tokyo Metro 6018 dan 6028 | Foto Oleh: Adam Faridl

PT KAI Commuter Jabodetabek (KCJ) rencananya akan kembali menambah armadanya setelah membeli KRL seri 205 dari East Japan Railway Company (JR East).

Kali ini, KRL seri 6000 Tokyo Metro jalur Chiyoda dengan penggerak berteknologi Variable Voltage Variable Frequency tipe Insulated Gate Bipolar Transistor (VVVF-IGBT) rencananya akan diboyong ke Indonesia. Sumber KAORI menyatakan bahwa beberapa waktu lalu, direksi KCJ menjajaki kemungkinan kontrak untuk pengadaan KRL dari Tokyo Metro meski tidak disebutkan secara spesifik seri apa yang akan didatangkan. Walau begitu, timing rencana ini kebetulan pas dengan rencana Tokyo Metro untuk mengafkirkan sisa KRL seri 6000 yang sudah diwacanakan sejak pertengahan tahun lalu.

Sebelumnya, pada tahun 2011 sampai 2013 KCJ telah mendatangkan sebanyak 130 unit (13 rangkaian) KRL seri 6000 Tokyo Metro dengan teknologi Chopper. KRL seri 6000 berteknologi Chopper di Jepang saat itu sudah digantikan oleh KRL seri 16000 Tokyo Metro.

Advertisement Inline

KRL seri 6000 Tokyo Metro merupakan rangkaian kereta api rel listrik (KRL) yang beroperasi di jalur Chiyoda antara stasiun Yoyogi-uehara dengan stasiun Ayase, dan salah satu rangkaiannya ada yang menjadi feeder (pengumpan) antara stasiun Ayase dengan Kita-Ayase.

KRL ini diproduksi sebanyak 353 unit, dengan rincian 35 rangkaian dengan formasi 10 kereta dan 1 rangkaian berformasi 3 kereta. Semua rangkaian pada awalnya menggunakan teknologi penggerak Chopper, namun beberapa set mengalami peremajaan di mana sistem Chopper diubah menjadi sistem VVVF-IGBT yang dilengkapi inverter statis (SIV).

Dalam operasinya di Jepang, KRL ini melayani rute perjalanan sebagai berikut:

  • Tokyo Metro Chiyoda: relasi Ayase hingga Yoyogi-uehara
  • JR East Joban: relasi Ayase hingga Toride
  • Odakyu Tama/Odawara: relasi Karakida/Hon-atsugi hingga Yoyogi-uehara
KRL seri 6000 Tokyo Metro, rangkaian 6118F | Foto: Adam Faridl
KRL seri 6000 Tokyo Metro, rangkaian 6118F | Foto: Adam Faridl

Uniknya, dalam daftar rangkaian yang ada terdapat satu set KRL seri 6000 Tokyo Metro yang masih mempertahankan bentuk aslinya dengan pantograf berada pada kereta terdepan, yaitu rangkaian 6101F. KRL ini pun menjadi desain dasar dalam pengembangan KRL seri 7000 dan 8000 Tokyo Metro yang juga menggunakan body alumunium.

KRL ini diproduksi oleh pabrik Kisha, Nippon Sharyo, Kawasaki, Kinki dan Tokyu Car Corporation, dengan spesifikasi berikut:

1. Formasi/編成 : 10 kereta/10両編成

2. Percepatan/起動加速度 : 3,3 km/h/s

3. Kecepatan operasional/営業最高 速度 :
– Jalur Tokyo Metro Chiyoda/地下鉄千代田線: 80 km/h
– Jalur JR East Joban/国鉄常磐線: 90 km/h
– Jalur Odakyu Tama — Odawara/小田急多摩線・小田原線: 100 km/h

4. Kecepatan maksimum/設計最高速度 : 100 km/h

5. Perlambatan/減速度 :
– 3,7 km/h/s (biasa/常用最大)
– 4,7 km/h/s (darurat/非常)

6. Kapasitas per kereta/車両定員 :
– Ujung/先頭車: 136 orang/人 (48 tempat duduk/座席)
– Tengah/中間車: 144 orang/人 (54 tempat duduk/座席)

7. Panjang kereta/全長 : 20.000 mm (20 m)

8. Lebar kereta/全幅 : 2.800 mm (2,8 m)

9. Tinggi kereta/全高 : 4.135 mm

10. Massa per kereta/車両質量 :
– 22,5 – 33,0 ton (batch 1/1次量産車落成時)
– 24,8 – 36,1 ton (batch 6/6次量産車落成時)

11. Lebar rel/軌間 : 1.067 mm

12. Mode kelistrikan/電気方式 : 1.500 V DC sistem aliran atas (1.500 V 直流、架空電車線方式)

13. Keluaran daya/編成出力 : +/- 3280 kW

14. Gear ratio/歯車比 : 98:15 (6,53)

15. Pengendali/制御装置 :
– Armature chopper/電機子チョッパ制御
– VVVF-IGBT Inverter Control/IGBT-VVVFインバータ制御

16. Drive unit/駆動装置 : Gardan paralel WN/WN平行カルダン

17. Bogie/台車 : FS-378, FS-378A, FS-378B, FS-523 (S/SU Minden type)

18. Sistem pengereman/ブレーキ方式 : ATC dengan pengereman elektrik regeneratif /ATC連動電気 指令式空気ブレーキ

19. Sistem keamanan/保安装置 : CS-ATC (model 10), Odakyu OM-ATS

20. Tahun pembuatan/製造年 : 1968 (Showa 43/昭和43年)

Cemplus Newsline by KAORI | Fasubkhanali

5 KOMENTAR

  1. Akhirnya dari TM lagi, bosen sama 205 ACnya cuma di deket pintu gak terlalu greget pas penuh, interior biasa aja. Beda ama TM 05,6000,7000. Sayangnya TM 05 bel pintunya pada wafat

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.