Jumat (19/2), Menteri Perhubungan Republik Indonesia (Menhub RI), Ignasius Jonan didampingi oleh Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Direktur Jenderal (Dirjen) Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) Hermanto Dwiatmoko, serta Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Edi Sukmoro, meresmikan Kereta Api (KA) Perintis “Siliwangi” dengan rute Cianjur – Sukabumi P.P. di stasiun Cianjur, Jawa Barat.

KA Siliwangi yang dahulu berbagi nama dan rangkaian dengan KA Pangrango dan melayani relasi Cianjur – Sukabumi – Bogor P.P. ini sebelumnya telah diresmikan sebagai KA komersial pada 8 Februari 2014 silam. Mahalnya harga tiket dan waktu tempuh yang tidak terlampau cepat menyebabkan kurangnya minat masyarakat dalam menggunakan KA ini untuk berpergian dari Sukabumi menuju Cianjur atau sebaliknya.

Karenanya, mulai 21 Januari 2016 lalu KA Siliwangi berubah statusnya menjadi KA Perintis setelah mendapatkan alokasi subsidi pelayanan publik (Public Service Obligation/PSO) dari Kemenhub RI agar seluruh lapisan masyarakat dapat menggunakan KA ini dengan tarif yang terjangkau. Kemenhub telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp9,5 miliar untuk mensubsidi tiket KA Siliwangi, sehingga harga tiket yang sebelumnya senilai Rp10.000,00 sampai Rp15.000,00 untuk kelas Ekonomi dan Rp35.000,00 untuk kelas Eksekutif turun menjadi sebesar Rp3.000,00 dengan seluruhnya menggunakan kereta kelas Ekonomi dan tidak lagi menyediakan kelas Eksekutif.

Jadwal perjalanan KA Siliwangi tetap sama seperti sebelumnya, dengan melayani 3 jadwal pemberangkatan dari stasiun Sukabumi pada pukul 05:45, 10:20, dan 15:50 WIB. Sedangkan untuk pemberangkatan dari stasiun Cianjur dijadwalkan pada pukul 08:15, 13:50, serta 18:15 WIB

 Ignasius Jonan
Menhub RI, Ignasius Jonan memberikan sambutan pada peresmian KA Siliwangi sebagai KA Perintis

Pada kesempatan yang sama, Menhub Jonan menuturkan bahwa rencananya pada tahun 2017 mendatang jalur KA lintas Cianjur – Padalarang akan kembali diaktifkan setelah sekian lama tidak dapat dilalui KA karena tanah longsor yang menggerus railbed di dekat jembatan Cisokan. Apabila rencana tersebut terealisasi maka jalur KA lintas Selatan Jawa Barat dari Bogor hingga Bandung akan kembali tersambung aktif setelah bertahun-tahun lamanya terputus.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.