BAGIKAN

Perkembangan teknologi penggunaan pintu peron otomatis pada stasiun-stasiun di Jepang kini mengalami kemajuan. Penggunaan pintu peron pada stasiun ini merupakan salah satu perangkat keselematan untuk mencegah penumpang jatuh dari peron.

Menurut Kementerian Infrastruktur dan Transportasi Jepang, sejumlah 621 stasiun dari total 9200 stasiun yang ada di Jepang kini sudah memasang pintu peron ini terhitung sejak bulan September tahun lalu. Angka tersebut menyentuh sekitar 6.5% dari jumlah total. Kementerian tersebut juga membidik penyelesaian pemasangan perangkat ini pada 800 stasiun pada 2020 nanti, saat perhelatan Olimpiade dan Paralimpiade di Tokyo. Namun hal ini tidak terlepas dari perkiraan kendala seperti biaya pemasangan yang tinggi, dan juga peron kereta yang sempit.

Berdasarkan data riset yang dilakukan oleh Tokyo Shikaku Shogaisha Kyokai, sebuah organisasi yang menaungi kaum tuna netra yang berbasis di kecamatan Toshima, Tokyo, sekitar 50 dari 100 orang yang diwawancara mengatakan bahwa mereka pernah merasakan pengalaman jatuh dari peron.

Advertisement Inline

Pada tahun 2014, sekitar 32 orang jatuh dari peron menurut data dari kementerian. Sebagian besar dikarenakan mereka terlalu sibuk dengan smartphone mereka saat berjalan di peron.

Menanggapi hal tersebut, East Japan Railway Company (JR East) telah mengerjakan pemasangan perangkat ini pada 29 stasiun sepanjang jalur Yamanote. Pada akhir bulan ini, pemasangan perangkat ini telah selesai hingga 23 stasiun. Tersisa 6 stasiun yang direncanakan akan dipasang pintu peron, termasuk stasiun Shinagawa dan Shibuya.

Selain JR East, Tokyo Metro juga telah memasang pintu peron pada 84 stasiun dari total 179 stasiun yang berada di 9 jalur yang dioperasikan oleh Tokyo Metro, termasuk jalur Marunouchi.

Pintu Peron pada stasiun Meguro | Foto: commons.wikimedia.org
Pintu Peron pada stasiun Meguro | Foto: commons.wikimedia.org

Kementerian Infrastruktur dan Transportasi telah menghimbau kepada perusahaan operator kereta untuk memprioritaskan pemasangan pintu peron pada stasiun yang mana jumlah penumpang hariannya sekitar 100.000 penumpang atau lebih. Sekitar 251 stasiun memenuhi kriteria tersebut, namun hanya 60 stasiun yang memiliki pintu peron berdasarkan data pada September tahun lalu. Kementerian tersebut telah menetapkan target untuk penyelesaian pemasangan perangkat ini di stasiun yang belum terpasang tersebut pada tahun 2020 mendatang.

Cemplus Newsline by KAORI | oleh F Adhari

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.