Nikkei: Program Cool Japan Gagal Memenuhi Ekspektasi

0

Dilansir dari Anime News Network, koran finansial asal Jepang, Nikkei baru-baru ini menerbitkan sebuah laporan yang menyebutkan bahwa Cool Japan Fund Inc.,  perusahaan yang didanai oleh pemerintah Jepang dalam menjalankan program Cool Japan telah gagal memenuhi ekspektasi yang diharapkan. Dalam laporan tersebut terungkap bahwa 10 dari 18 investasi yang telah digelontorkan untuk program tersebut di tahun 2016 lalu telah gagal memenuhi ekspektasi.

Sebagai salah satu contohnya, sebuah kanal televisi yang berfokus pada penayangan program TV Jepang di sejumlah negara Asia Tenggara dan Timur dilaporkan telah merugi hingga 4 milyar yen, atau sekitar 500 milyar rupiah selama 2 tahun belakangan ini. Padahal kanal televisi tersebut telah digelontorkan sejumlah dana hingga 4,4 milyar yen, atau sekitar 525 milyar rupiah.

Berbagai masalah seperti kurangnya strategi, hingga rendahnya kedisiplinan dilaporkan menjadi penyebab dari gagalnya program Cool Japan dalam memenuhi ekspektasi. Selain itu juga terdapat keluhan dari sejumlah penggemar Jejepangan di sejumlah negara bahwa beberapa barang-barang dari Jepang terlalu mahal harganya.

Kementerian Keuangan Jepang sendiri dilaporkan telah mengalokasikan dana sebesar 45,9 milyar yen, atau sekitar 5 ribu milyar rupiah selama tahun fiskal 2017, meningkat 22% dibanding tahun sebelumnya.

Cool Japan sendiri adalah program yang didukung oleh pemerintah Jepang dan sejumlah perusahaan setempat dalam mempromosikan budaya pop Jepang seperti anime, komik, game, dan sejenisnya di seluruh dunia.

Baca juga:

Opini: “Cool Japan” Mau Diapakan?

Takeshima Dakkan, Nasionalisme ala Cool Japan

Diskusi Ilmiah Mengenal Cool Japan: Asal-Usul, Perkembangan dan Tujuan Strategi Ekonomi Kreatif Jepang

Cool Japan Membidik Asia Tenggara, Indonesia?

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.