BAGIKAN
Kecepatan Shinkansen Di Terowongan Seikan
Shinkansen seri H5 yang melayani rute Shinkansen Hokkaido. | Foto: JNTO.

Setelah mengoperasikan Shinkansen Hokkaido sejak 2016, nampaknya JR Hokkaido masih belum puas akan kecepatan Shinkansen di Terowongan Seikan yang dibatasi hingga 140 km/jam karena persinggungan jalur dengan KA barang konvensional yang dikelola oleh JR Freight.

Bekerjasama dengan Kementerian Tanah, Infrastruktur, Transportasi dan Pariwisata Jepang, JR Hokkaido sepakat untuk mengadakan riset untuk meningkatkan kecepatan Shinkansen di Terowongan Seikan. Proses riset sendiri dimulai tahun 2018 dan diharapkan hasil riset dapat diimplementasikan pada musim semi 2019 dan Shinkansen Hokkaido dapat melaju di Terowongan Seikan dengan kecepatan maksimum 160 km/jam.

Baca juga: Beberapa Fakta Unik Mengenai Shinkansen Hokkaido

Dengan kecepatan tersebut diharapkan dapat memangkas waktu tempuh Shinkansen Hokkaido dari Tokyo menuju Shin-Hakodate-Hokuto hingga kurang dari empat jam perjalanan. Selain dengan meningkatkan kecepatan maksimal saat melaju di Terowongan Seikan, salah satu ide untuk mempersingkat waktu tempuh Shinkansen Hokkaido adalah dengan meningkatkan kecepatan maksimal menjadi 320 km/jam saat Shinkansen melaju diantara Omiya hingga Utsunomiya dan Morioka dan Shin-Aomori di jalur Shinkansen Tohoku. Dengan waktu tempuh yang semakin cepat diharapkan Shinkansen Hokkaido dapat menggenjot sektor pariwisata Hokkaido, terutama saat Olimpiade musim panas Tokyo tahun 2020 mendatang.

Layanan Shinkansen Hokkaido sendiri mulai beroperasi sejak Maret 2016 dan dikelola oleh JR East dan JR Hokkaido, dengan biaya konstruksi mencapai 550 Miliar Yen. Sebelum adanya layanan Shinkansen menuju Hokkaido, perjalanan KA dari Tokyo menuju Hokkaido dilayani oleh KA tidur Hokutosei. Saat ini jalur Shinkansen masih berakhir di Shin-Hakodate-Hokuto yang berada 17 km sebelah utara Hakodate. Nantinya layanan Shinkansen Hokkaido akan beroperasi hingga Sapporo pada tahun 2030.

Cemplus Newsline by KAORI Nusantara.