BAGIKAN

Selama beberapa waktu terakhir, banyak cosplay cafe yang bermunculan di Indonesia, khususnya Jakarta. Konsep yang dibawakan pun tidak jauh berbeda dengan maid cafe yang kita kenal di Anime atau Manga. Hanya saja, cosplay kafe umumnya mengambil tema dari anime ataupun game tertentu.

Menyenangkan? Ya, tentu saja. Meskipun pada akhirnya kembali lagi terhadap bagaimana kafe tersebut memberikan pengalamannya kepada para pengunjung yang hadir.

Dari banyaknya café yang bermunculan, salah satu staff KAORI Nusantara mendapatkan kesempatan menghadiri salah satu acara dari Sparkling Kingdom, sebuah cafe yang bertemakan ‘Pangeran dari Negeri Dongeng’. Berikut cerita pengalaman menghadiri acara Sparkling Kingdom:

Advertisement Inline

Hadir Dengan Konsep yang Berbeda

Seperti yang telah dijelaskan di atas, cosplay cafe umumnya hadir dengan mengadaptasi tema dari anime atau game tertentu. Maka, Sparkling Kingdom hadir dengan membuat dunia mereka sendiri. sebuah Negeri ‘fairy tale’ yang dihuni oleh para Prince yang melambangkan 4 Musim yaitu Musim Semi, Panas, Gugur dan Dingin.

Setiap para Prince – sebutan untuk para cast – memiliki sifat dan kepribadiannya masing-masing. Sifat dan kepribadian tersebut dibuat berdasarkan sifat asli dari para cast. Hal ini membuat para Prince tampil lebih natural pada saat berinteraksi dengan para pengunjung Cafe. Dikarenakan para Prince tidak seperti sedang memerankan orang lain, melainkan sedang memerankan diri sendiri.

Para Prince pun, dihadirkan secara berpasangan dengan Prince lainnya, umumnya Prince yang dipasangkan memiliki sifat yang saling bertolak belakang. Bukannya tanpa alasan, selain untuk menambah menarik kesan kafe tersebut tapi juga untuk menarik para imajinasi para pengunjung khususnya wanita terhadap interaksi para Prince.

Selain itu, hal yang cukup berbeda pada cafe ini adalah meja panjang digunakan selama acara berlangsung. Hal tersebut membuat event cafe ini bagaikan sebuah perjamuan di mana setiap orang yang hadir dapat saling berinteraksi satu sama lain tanpa harus terpisahkan oleh jarak. Selain itu, hal ini juga memberikan kesempatan para pengunjung untuk bisa berbicara dengan Prince yang mereka inginkan. Begitu pula sebaliknya, pada akhirnya interaksi yang terjadi membuat sebuah chemistry pada setiap yang hadir pada acara tersebut.

Prince is a Real Prince

Bagi kamu yang membaca artikel ini, mungkin menganggap bahwa panggilan Prince hanyalah sebuah gimmick yang diberikan oleh Sparkling Kingdom kepada para castnya. Ya, tenang kamu tidak sendiri kok, saya juga awalnya menganggap seperti itu.

Namun, pada kenyataannya para cast tersebut memang pantas untuk dipanggil Prince.

Jika sekilas melihat penampilan dari para cast, maka kamu pun akan menyadari betapa menariknya penampilan mereka. Singkatnya, menurut saya mereka berhasil tampil dengan classy, serta terlihat jelas bahwa pakaian yang mereka kenakan bukanlah pakaian murah. Sepertinya pemilihan pakaian pun disesuaikan dengan dresscode Semi-formal attire  yang telah ditentukan.

Well, penampilan mereka menjadi ‘pintu awal’ yang menunjukan mereka adalah Prince. Lalu, apa hanya penampilan? Sayang sekali, menurut saya tidak.

Bagi para pembaca wanita, pernah terbayangkan menjadi sosok puteri dalam film Disney dan bertemu pangeran yang akan memperlakukanmu bagaikan seorang putri? Jika ya, maka sepertinya para impianmu bisa terwujud dengan para Prince dari Sparkling Kingdom.

Jujur saja, saya kagum dengan cara para Prince melayani para pengunjungnya yang didominasi oleh para wanita. Mereka mengetahui bagaimana caranya memperlakukan para wanita seperti seorang puteri dalam film Disney.

Para Prince memiliki kemampuan untuk berinteraksi dengan baik dengan para pengunjung. Prince mampu membuat seorang pengunjung yang terdiam untuk ikut bergabung dalam obrolan dan bersenang-seneng bersama selama acara cafe berlangsung. Hal yang menurut saya agak jarang ditemukan di cosplay kafe pada umumnya.

Memiliki penampilan menarik serta kemampuan berkomunikasi yang baik. Serta wajah yang rupawan. Bagi saya mereka memang pantas untuk disebut sebagai Prince.

Sparkling Kingdom memang menghadirkan konsep yang berbeda dengan membuat konsep ‘fairy Tale’ mereka sendiri dibandingkan harus mengadaptasi anime atau game. Konsep yang berbeda inilah yang membuat Sparkling Kingdom menjadi berbeda dan memiliki penggemarnya sendiri.

Terlebih lagi, para cast yang dipilih tidak hanya memiliki wajah yang good-looking namun juga harus memiliki talent yang dapat ditampilkan serta menghibur para pengunjung yang hadir.

Mereka pun harus memiliki kemampuan untuk menjadi seorang Prince, oleh karena itu biasanya para cast akan mengikuti beberapa pelatihan sebelum pada akhirnya diperkenalkan kepada para pengunjung. Pada akhirnya, para pengunjung yang hadir pun tidak segan untuk datang berulang kali ke Sparkling Kingdom ataupun menghadiri setiap sesi acara kafe yang dilaksanakan.

Bagi saya, Sparkling Kingdom kembali mengingatkan kita bahwa Cosplay Cafe ataupun kafe sejenis tidak hanya tentang memakai kostum dari karakter tertentu. Namun, bagaimana kafe mampu menghadirkan sebuah pengalaman menyenangkan yang tidak terlupakan.

Jika Anda memang ingin merasakan bagaimana rasanya diperlakukan bagikan seorang puteri, serta bertemu dengan para Prince, maka tidak ada salahnya untuk mencoba hadir ke acara kafe yang dilaksanakan oleh Sparkling Kingdom. Saya yakin, Anda akan mendapatkan pengalaman yang tak akan pernah kamu lupakan.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.