Spring 2020 Anime: Arte

0
anime arte
©️ Kei Okubo/ Core Mix, Arte Production Committee

Sinopsis

Lahir dalam sebuah keluarga bangsawan di Florence, Italia pada abad ke 16, Arte merupakan perempuan yang memiliki mimpi untuk menjadi seorang seniman. Ia hidup di suatu era yang mana status kelas sosial masih dilihat sebagai pandangan umum. Untuk menunjukkan dirinya serius akan menjadi seniman, ia bersedia untuk melepaskan kehidupan bangsawannya demi menggapai impiannya. Akhirnya ia diterima untuk menjadi murid di studio lukisan yang dimiliki oleh Leo, seorang seniman ketat namun ia mendahulukan kemampuan daripada jenis kelamin. 

Komentar

Awalnya saya kurang begitu tertarik akan anime Arte. Akan tetapi saya mencoba untuk menonton satu episode perdananya terlebih dahulu di kanal YouTube Muse Asia. Hasilnya? Saya cukup tertarik oleh tema dan cerita yang disajikan animenya. Arte merupakan adaptasi anime dari komik karya Kei Ookubo yang diterbitkan pada tahun 2013 lalu, saya belum pernah membaca karya asli komik tersebut. Namun dari impresi awal episode perdana anime Arte, saya ingin terus menonton anime ini.

Berlatar di Florence, Italia, anime Arte mengambil sudut pandang penceritaan dari sisi bangsawan, terutama wanita yang menginginkan untuk menjadi seniman dibandingkan menjadi calon menantu yang diidam-idamkan. Akan tetapi, pada abad ke-16 tidak seluruh pekerjaan dapat dilakukan oleh seorang perempuan, terutama bangsawan, sehingga aspek yang disajikan oleh anime ini ialah emansipasi wanita. Sang protagonis berusaha membuktikan bahwa wanita juga dapat membuat karya seni. Perjuangannya dalam mewujudkan impian yang sulit tersebut cukup memberikan inspirasi bagi saya. Walaupun dala setiap perjuangannya ia mendapati pengucilan dari masyarakat setempat, namun ia tidak menyerah begitu saja dan berjuang untuk melakukan yang terbaik walau sulit.

Menurut saya, episode perdana ini memberikan impresi cukup menarik dalam menggambarkan perjuangan apa yang akan dihadapi oleh Arte dalam menggapai impiannya untuk menjadi seniman. Terlepas dari topik yang menarik, visual dari anime ini cukup menggoda selera, terutama ketika mengekspresikan arsitektur Eropa pada abad ke-16. Saya jarang sekali melihat anime yang menggambarkan visual indah dari arsitektur seperti ini. Menurut saya hal tersebut merupakan arahan yang baik dan menarik untuk dilihat, tak terkecuali dengan hidupnya suasana kota tersebut. Saya dapat merekomendasikan anime ini untuk penikmat konten sejarah dan ingin melihat secara perlahan perkembangan karakter seiring episodenya berjalan. Karena dari episode perdana ini saya merasa bahwa anime Arte akan menjadi anime santai untuk dengan pengembangan karakter yang menarik daripada anime yang bercerita secara cepat.

Advertisement Inline

Fakta dan Data

Karya Asli Kei Ookubo
Pengisi Suara Mikako Komatsu sebagai Arte Katsuyuki
Konishi sebagai Leo
Rie Tanaka sebagai Sofia
Haruka Tomatsu sebagai Daphne
Sutradara Takayuki Hamana (Appleseed XIII, Moshidora)
Desain Karakter Masato Jinbo (Chaos; Child)
Penulis Skenario Chieko Miyakawa (Ojamajo Doremi Na-I-sho, NANA)
Desain Karakter Yousuke Okuda (Blend S, Gochuumon Wa Usagi Desu Ka?)
Penata Suara Yasunori Ebina (Amaenaide yo!!, Arakawa Under the Bridge)
Lagu Pembuka “Clover” (クローバー) oleh Maaya Sakamoto
Lagu Penutup “Hare Moyou” (晴れ模様) oleh Kiyono Yasuno
Studio Seven Arcs (White Album, Dog Days)
Situs resmi http://arte-anime.com/
Twitter @arte_animation 
Mulai tayang pada 4 April 2020 (1300 GMT ,2000 WIB, 2200 JST)

Screenshot dan Video 

anime arte
©️ Kei Okubo/ Core Mix, Arte Production Committee
anime arte
©️ Kei Okubo/ Core Mix, Arte Production Committee
anime arte
©️ Kei Okubo/ Core Mix, Arte Production Committee

KAORI Newsline

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.