Kamis (24/3), PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengoperasikan armada terbarunya, dua rangkaian kereta kelas Eksekutif (K1) tahun 2016 dengan seri K1 0 16. Pengoperasian perdana dua rangkaian baru ini digunakan untuk perjalanan kereta api luar biasa (KLB) yang disewa salah satu Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk berwisata dari Gambir ke Yogyakarta dan kereta api (KA) kelas Eksekutif Argo Dwipangga Fakultatif relasi Solo Balapan – Gambir P.P.

Rangkaian kereta kelas Eksekutif anyar yang diproduksi PT Industri Kereta Api (INKA), Madiun – Jawa Timur ini adalah rangkaian model terbaru dan diklaim memiliki beberapa keistimewaan dibanding kereta-kereta Eksekutif sebelumnya. Salah satu keunikan yang terdapat pada rangkaian ini adalah digunakannya bogie jenis baru, TB1014 yang disebut sebagai bogie tipe K10. Bogie yang merupakan perpaduan antara bogie tipe K5 dengan K8 ini adalah desain baru yang pertama kali digunakan di rangkaian produksi tahun 2016. Bogie anyar ini diklaim memiliki keamanan dan redaman kejut yang lebih baik sehingga akan menciptakan kenyamanan lebih dalam perjalanan.

Tampilan eksterior kereta kelas Eksekutif terbaru ini juga lain daripada biasanya. Jendela penumpang di kereta ini didesain lebar dengan bingkai hitam yang menyatu dari jendela salah satu ujung ke ujung lainnya dan juga menjadi warna bingkai antara dua jendela. Model ini mengingatkan pada kereta kelas Eksekutif yang digunakan KA Argo Bromo Anggrek (bogie K9) yang memiliki model jendela yang hampir serupa. Bedanya, bodi kereta kelas Eksekutif baru ini memiliki desain standar dan tidak memiliki banyak lekukan seperti kereta kelas Eksekutif berbogie K9.

IMG-20160325-WA0004
Tampilan eksterior kereta penumpang kelas Eksekutif terbaru buatan tahun 2016

Interior kereta kelas Eksekutif ini pun relatif serupa seperti pada umumnya, hanya saja memiliki televisi gantung pada langit-langit bagian tengah kereta seperti pada kereta kelas Eksekutif model lama. Kapasitas tempat duduk tetap berjumlah 50 buah dengan menggunakan kursi berlapis jok kulit dan memiliki rak bagasi terbuka, tidak seperti model kereta kelas Eksekutif keluaran INKA sebelumnya di tahun 2010 yang menggunakan bagasi bertutup seperti interior pesawat terbang.

Interior kereta penumpang kelas Eksekutif buatan tahun 2016 | Foto : Andriawan Pratikto
Interior kereta penumpang kelas Eksekutif buatan tahun 2016 | Foto : Andriawan Pratikto

KAI telah memesan empat rangkaian kereta kelas Eksekutif terbaru kepada INKA dan baru dua rangkaian yang rampung diproduksi. Sementara dua rangkaian sisanya direncanakan mulai beroperasi pada musim arus mudik Idul Fitri 1437H/2016M beberapa bulan mendatang. Masing-masing rangkaian kereta kelas Eksekutif ini terdiri dari 9 unit kereta penumpang kelas Eksekutif, 1 kereta makan kelas Eksekutif, dan 1 kereta pembangkit, sehingga tahun ini KAI akan memiliki tambahan 36 kereta penumpang kelas Eksekutif, 4 kereta makan kelas Eksekutif, dan 4 kereta pembangkit dari keempat rangkaian terbaru ini.

12891614_1292810107402965_7781482699670223209_o
Rangkaian kedua kereta kelas Eksekutif terbaru buatan tahun 2016 menjelang uji coba | Foto : Chandra Bahari Dirgantara

Selain untuk menambah kekuatan armada sarana kereta penumpang, rangkaian kereta kelas Eksekutif terbaru ini juga menjadi bagian dari peremajaan armada kereta kelas Eksekutif lama yang sudah mendekati dan memasuki masa pensiun karena usia pakai yang sudah sangat tua. Dua rangkaian pertama kereta kelas Eksekutif terbaru ini dialokasikan untuk dipo kereta Solo Balapan (SLO) dan rencananya akan digunakan sebagai armada untuk KA Argo Lawu dan Argo Dwipangga dalam beberapa waktu mendatang. Tertarik mencobanya?

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.