Setelah resmi diluncurkan pada hari Minggu 22 Januari 2017 lalu, akhirnya majalah komik Kosmik MOOK akan segera diterbitkan secara resmi pada 25 Januari 2017 mendatang.

Bekerjasama dengan penerbit Elex Media Komputindo, kali ini majalah komik ini hadir dengan penampilan yang lebih segar, legkap dengan kehadiran sejumlah komik baru.

Di antara komik baru tersebut, salah satunya adalah komik buatan Fachreza Ocktavio dan LSS, yang sebelumnya di kenal lewat Panji dan Cermin Putih, akan menjadi salah satu cerita baru yang mengisi halaman KOSMIK edisi 1/2017 ini. Karya yang diberi judul Peri Bahasa ini merupakan koreografi aksi yang bermain-main dengan kata-kata. Mengambil genre fantasi, komik ini terinspirasi dari budaya berbalas pantun dan peribahasa di Indonesia.

Advertisement Inline
Peri Bahasa

Peri Bahasa sendiri menceritakan tentang Siska, seorang agen baru Polisi Bahasa, bersama seniornya, Mira. Polisi Bahasa bertugas menjaga pemakaian bahasa sesuai aturan agar tidak terjadi kekacauan di dunia. Namun, suatu kelompok bernama Peri Bahasa menentang mereka dan menginginkan penggunaan bahasa secara bebas.

Rixa karya Haryadhi dan Manungsa karya Erfan Fajar dan Jaka Ady juga beredar kembali setelah beberapa bulan mengalami hiatus. Komik-komik ini akan menghadirkan cerita yang lebih menantang, melanjutkan cerita dari buku pertama.

Kentang

Pada platform online Kosmik telah dipersiapkan setidaknya tiga judul baru, diantaranya Peluru karya Yusuf Rizaldi dan Ogi Prasetiya. Serial yang akan resmi terbit pada 27 Januari 2017 ini menghadirkan konsep unik dengan setting pulau Jawa Enggal, yakni pulau Jawa pada 100 tahun setelah serangan nuklir. Kemudian ada Bingo karya Cessa Lafalika yang mengisahkan pilot helikopter perempuan berkebangsaan Indonesia satu-satunya yang harus menghadapi misi-misi menegangkan. Cerita berdasarkan kehidupan sehari-hari yang penuh dengan adegan masak memasak juga tidak ketinggalan mewarnai bentang karya-karya baru di Kosmik. Komik berjudul Kentang ini dibuat langsung oleh Editor in Chief Kosmik, Jhosephine Tanuwidjaya atau yang akrab disapa Jhotan.

Kosmik MOOK adalah kelanjutan dari proyek MAKKO. Sebuah penerbit komik yang beroperasi melalui jaringan internet yang aktif pada kurun waktu tahun 2011 sampai 2013. Kosmik MOOK akan mempersatukan karakter-karakter dan komikus paling top di Indonesia yang sudah tidak asing lagi di kalangan pembaca. Visi dari KOSMIK adalah lebih dari sekedar menghibur namun bisa menginspirasi dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada pembacanya baik orang Indonesia maupun luar negeri. Untuk mencapai visi tersebut, KOSMIK banyak mengangkat unsur budaya lokal. Selain menerbitkan majalah komik, KOSMIK juga akan hadir lewat media digital seperti laman web dan aplikasi mobile.

KAORI Nusantara | Picture courtesy of Kosmik MOOK, Elex Media, & Koleksi Pribadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.