(Fuji Television via https://twitter.com/kyorotan777_go/status/837563971766906880)

Sering menemukan film-film porno (Japan Adult Video / JAV) dari aktris favorit Anda tersedia dalam versi tanpa sensor? Kebahagiaan Anda mungkin akan semakin sulit didapatkan karena kepolisian kini menggencarkan sweeping terhadap industri film dewasa tanpa sensor ini.

Dalam berita yang dirilis oleh Nikkan (via Tokyo Reporter), polisi meringkus Michael Sapp dengan tuduhan membantu penyebaran film dewasa tanpa sensor Berusia 34 tahun, Sapp merupakan warga negara asing pertama yang ditangkap dalam skandal ini.

Selain itu, sebelumnya polisi juga meringkus aktris Yui Nishikawa dan sejumlah aktor pria. Polisi menuduh mereka terlibat dalam pembuatan video Caribeancom pada 2 Februari 2016, yang kemudian dirilis di situs web tersebut pada 17 Agustus. Perusahaan Declare yang menaungi mereka diduga menerima 2 juta yen (240 juta rupiah) dalam satu video klip. Sementara itu Yui Nishikawa, yang diketahui merupakan nama panggung dari Ayaka Kikuchi (25 tahun), diketahui menerima 1,2 juta yen (144 juta rupiah) dari Declare.

Advertisement Inline

Di Jepang, UU Pornografi melarang distribusi barang yang bersifat “tidak senonoh”, namun penafsirannya yang relatif liberal oleh aparat hukum menyebabkan film-film porno menjadi berstatus legal di Jepang, selama menyensor bagian alat vital.

Walau demikian, sejumlah orang di industri ini menyatakan kekhawatirannya bahwa bisa jadi ini adalah akhir dari industri film dewasa Jepang. Mereka khawatir polisi selanjutnya akan menyasar mereka, termasuk industri yang memproduksi film legal dengan sensor.

KAORI Newsline

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.