KA Siliwangi yang anjlok Jumat (19/8) siang di stasiun Lampegan, Jawa Barat. (Taufik Adi)

Jumat (19/8) sore, rangkaian kereta api (KA) penumpang lokal perintis Siliwangi, relasi Cianjur – Sukabumi mengalami anjlok di petak jalan antara Lampegan – Cireungas, tepatnya sekitar 50 meter setelah stasiun Lampegan, di muka terowongan Lampegan. Menurut pengamatan, rangkaian yang anjlok adalah kereta pertama di belakang lokomotif dengan jumlah 2 as (1 bogie) yang mengalami anjlok.

Lokasi anjlokan KA perintis kelas Ekonomi dengan nomor perjalanan KA 115 kali ini hampir sama dengan lokasi anjloknya KA Siliwangi pada tanggal 10 Februari 2014 silam. Hanya saja, pada 10 Februari 2014 yang lalu jumlah kereta yang anjlok adalah 2 kereta, dan salah satu keretanya (K3 0 04 07) terlepas dari rangkaian setelah menabrak dinding terowongan Lampegan.

KA Siliwangi pertama kali beroperasi pada 2 Februari 2014 dengan formasi campuran kereta kelas Ekonomi dan Eksekutif. Pada Januari 2016, KA Siliwangi diturunkan statusnya menjadi layanan KA lokal perintis dengan formasi seluruhnya 4 kereta penumpang kelas Ekonomi dan 1 kereta makan pembangkit kelas Ekonomi, dibarengi dengan turunnya tarif perjalanan dengan banderol Rp3.000,00 saja sekali jalan.

Advertisement Inline

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.