BAGIKAN
Jalur KA Listrik Ethiopia-Djibouti Beroperasi
Kereta api antar negara Ethiopia melintas di Stasiun Adama.

Ethiopia, negara Afrika yang dulu pernah dilanda bencana kelaparan parah kini mulai menunjukkan keseriusannya dalam mengembangkan infrastruktur transportasi kereta api (KA). Addis Ababa yang merupakan ibu kota Ethiopia sebelumnya telah mengoperasikan jalur KA ringan. Kini jalur KA listrik Ethiopia-Djibouti beroperasi dan siap melayani masyarakat kedua negara Afrika tersebut.

Membentang sepanjang 750 km, jalur ini menghubungkan Adis Ababa dengan pelabuhan laut merah Djibouti. Dengan kecepatan operasional 120 km/jam, perjalanan dengan kereta api dapat mempersingkat waktu tempuh menjadi 12 jam dari sebelumnya yang bisa mencapai 3 hari dengan melewati jalan raya.

Nantinya jalur ini akan diutamakan untuk angkutan barang, mengingat Ethiopia merupakan negara yang tidak memiliki wilayah laut dan Djibouti merupakan negara yang berada di jalur perdagangan laut strategis dunia yang melalui Laut Merah.  Atas dasar itu diharapkan kereta api akan berperan penting sebagai angkutan logistik utama untuk keperluan ekspor dan impor.

Lokomotif listrik yang akan melayani jalur Ethiopia dan Djibouti.
Lokomotif listrik yang akan melayani jalur Ethiopia dan Djibouti.
Advertisement Inline

Pembangunan jalur ini sendiri merupakan hasil investasi dan bantuan investasi dari pemerintah Tiongkok. Dibangun dengan total investasi US$3,5 Miliar, sebanyak 70% dana pembangunan proyek tersebut menggunakan pinjaman dari Bank Exim Tiongkok dan pembangunannya dikerjakan oleh perusahaan konstruksi asal Tiongkok, China Railway Group and China Civil Engineering Construction. Tiongkok memang menjadi negara investor utama di Ethiopia. Selain itu Tiongkok juga sudah mendirikan pangkalan militer pertamanya di luar negeri yaitu di Djibouti.

Petugas kondektur Ethiopian Railway asal Tiongkok dan seorang pramugari asal Ethiopia sedang bersiap saat jelang pengoperasian jalur kereta api Ethiopia-Djibouti.
Petugas kondektur Ethiopian Railway asal Tiongkok dan seorang pramugari asal Ethiopia sedang bersiap saat jelang pengoperasian jalur kereta api Ethiopia-Djibouti.

Tak hanya mengucurkan dana, Tiongkok juga menempatkan beberapa warga negaranya untuk membantu pengoperasian jalur kereta api tersebut dan juga turut melatih penduduk lokal. Nantinya setelah 5 tahun beroperasi, jalur ini akan seluruhnya dioperasikan oleh warga negara Ethiopia dan Djibouti namun akan tetap diawasi para staff asal Tiongkok.

Selain itu, Ethiopia juga menargetkan pada 2020 mendatang mereka akan memiliki jalur kereta api yang terhubung dengan negara tetangganya yang lain seperti Kenya, Sudan dan Sudan Selatan.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.