BAGIKAN

reon

Senin (8/5), Pelabuhan Tanjung Priok kembali disibukkan dengan kedatangan dua rangkaian KRL seri 6000 eks Tokyo Metro. Dua rangkaian yang sebelumnya berdinas di jalur Chiyoda ini tiba pada sore hari dan direncanakan akan dilakukan bongkar muat pada malam harinya. Sesudah semua rangkaian diturunkan dari kapal, rencananya kedua rangkaian ini akan langsung dibawa menuju ke Dipo Depok melalui stasiun Pasoso dengan ditarik lokomotif dan Kereta Rel Diesel(KRD) penolong atau yang lebih akrab disebut KRD NR.

Baca juga : KRL Tokyo Metro seri 6000 Rangkaian 6119F Dikirim ke Pelabuhan, Pertanda ke Jakarta?

Salah satu kereta yang telah diturunkan dari kapal

Sama seperti KRL seri 6000 pengiriman sebelumnya yang tiba terlebih dulu, KRL ini menggunakan sistem propulsi Variable Voltage Variable Frequency (VVVF). Dengan teknologi VVVF, penggunaan daya listrik pada KRL diklaim akan lebih hemat dibandingkan dengan teknologi Chopper, bahkan mampu mencapai penghematan energi hingga 50% dibandingkan dengan teknologi Rheostatik yang terbilang konvensional.

Selain itu, seluruh rangkaian KRL seri 6000 eks Tokyo Metro yang tiba di tahun 2017 ini akan dioperasikan dengan formasi utuh 10 kereta per rangkaiannya seperti pada rangkaian yang tiba tahun 2016, namun berbeda dengan 13 rangkaian KRL seri 6000 eks Tokyo Metro pengadaan tahun-tahun sebelumnya yang beroperasi dengan formasi hanya 8 kereta per rangkaian, atau dipotong 2 kereta. Dengan rangkaian yang lebih panjang, diharapkan daya angkut penumpang akan lebih banyak demi mengikuti tren kenaikan jumlah penumpang layanan KRL Jabodetabek yang sudah mencapai 1 juta penumpang pada awal Mei 2017.

Cemplus Newsline by KAORI | Taufik Adi