Memulai Aksi

Walau serangkaian uji coba terus dilakukan, dinasan resmi si lokomotif merah ini masih belum jelas. Akhirnya pada tanggal 16 Juni 2014, “The Reds” alias CC300 ini mengawali dinasan resminya tanpa embel-embel uji coba dengan menarik rangkaian kereta api luar biasa (KLB). KLB ini digunakan untuk menjemput rombongan anggota MPR RI di Solo yang akan melakukan kunjungan ke PT INKA di Madiun, Jawa Timur. Lokomotif yang berdinas kala itu adalah CC300 12 01 traksi ganda dengan CC300 14 01 untuk membawa rangkaian kereta kedinasan milik Kemenhub. KLB tersebut berangkat Madiun pada pukul 01.15 dini hari untuk mengirim rangkaian ke Solo dan tiba kembali di Madiun pukul 09.35 WIB.

Selain itu CC300 juga pernah digunakan untuk menarik rangkaian kereta yang dipesan oleh rombongan Kodam V Brawijaya untuk pulang dari Madiun dengan tujuan Surabaya.

CC300 mengantar rombongan MPR RI kembali ke kota Solo | Foto: Arya Saloka

Tak hanya berdinas sebagai penarik kereta penumpang, ketika angkutan Lebaran tahun 2017, 3 unit lokomotif CC300 dikirim menuju beberapa dipo lokomotif yang juga menjadi tempat crane bernaung yaitu dipo lokomotif Solo Balapan, Cirebon, dan Bandung sebagai lokomotif posko (lokpos) untuk menarik crane jika ada peristiwa luar biasa hebat (PLH) yang mengharuskan unit crane keluar “kandang’ untuk bertugas. Ketiganya dikembalikan menuju Madiun pada awal bulan Juli 2017 setelah masa angkutan lebaran selesai.

CC300 kembali ke Madiun selesai menjadi lokpos angkutan lebaran | Foto : Arya Saloka

Belakangan ini, si merah dari Madiun ini sempat menjadi trending topic di kalangan para Railfans. Pada Senin (06/11), lokomotif dengan julukan “Semut Rang Rang” ini mengukir peristiwa bersejarah, dengan menginjakkan roda besinya di wilayah Daerah Operasi (DAOP) 1 Jakarta. Sebuah momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua railfans yang berdomisili di wilayah Daop 1. Bagaimana tidak, semenjak dibuat pada tahun 2012 silam, lokomotif ini hanya keluar dari pabrik dan berjalan-jalan di sekitaran Daop 7 dan 8 untuk menjalani serangkaian uji cobadan hanya sesekali berdinas keluar dari dua wilayah tersebut. Setelah 5 tahun, usai sudah penantian tersebut. Lokomotif ini akhirnya ditugaskan untuk membawa rangkaian kedinasan menuju Jakarta yang selanjutnya digunakan untuk mengantar rombongan Kemenhub bersama dengan KAI dan Japan International Cooperation Agency (JICA) guna mengadakan survei KA semi cepat Jakarta-Surabaya yang melewati jalur utara keesokan harinya.

Baca Juga: Survei KA Semi Cepat Jakarta-Surabaya, KLB Gunakan Lokomotif CC300 Produksi INKA

KLB dengan lokomotif CC300 saat berada di Jakarta. | Foto: Faris Fadhli

Seluruh kalangan railfans di wilayah Daop 1 berbondong-bondong mengabadikan datangnya lokomotif langka ini di Jakarta. Mereka rela menunggu hingga malam hari meskipun mereka tahu kalau Kereta Luar Biasa (KLB) mengalami kelambatan yang cukup parah demi dapat mengabadikan lokomotif yang baru pertama kali ini berkunjung ke Jakarta. KLB dengan nomor KP/10739 ini tiba di stasiun Jakarta Kota pada pukul 21.09 terlambat sekitar 2 jam dari jadwal. Tak berakhir di situ saja, keesokan harinya ketika KLB berangkat dari Gambir menuju Surabaya, para railfans juga tak kalah heboh. Mereka yang tidak bisa mengabadikan pada hari sebelumnya pun berbondong-bondong menuju spot foto andalan mereka untuk mengabadikan momen yang sangat jarang sekali terjadi ini.

Harapan para railfans agar lokomotif ini bisa berdinas kereta api reguler tampaknya akan sangat sulit terwujud. Sebab ke depannya, selain untuk menarik kereta inspeksi, Kemenhub akan mengoperasikan lokomotif CC300 guna mendukung proyek-proyek pembangunan dan perawatan prasarana di Indonesia, seperti jalan rel. Jadi bagi kalian, selalu bersiagalah dengan info-info perjalanan KLB, karena bisa jadi hanya saat itu saja kalian bisa melihat sendiri CC300 di lintas!

Cemplus Newsline by KAORI | Oleh Reza Aditya |  foto oleh Faris Fadhli dan Arya Saloka, editing oleh Farouq Adhari dan Kevin W

Tinggalkan komentar Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.