Kesan Pertama: Denkigai no Honya-san

0

Denkigai no Honya-san

Kali ini kembali sebuah anime dengan genre slice of life-comedy mengudara dan meramaikan jajaran anime yang tayang pada Musim Gugur ini. Denkigai no Honya-san (diangkat dari manga dengan judul yang sama karya Asato Mizu) mulai mengudara sejak 2 Oktober 2014 lalu. Anime ini dikerjakan oleh Shine-Ei Animation dan disutradarai oleh Masafumi Sato.

Salah satu bentuk drama cinta di anime ini.
Salah satu bentuk drama cinta di anime ini.

Inti cerita pada anime ini adalah para karyawan Umanohone, sebuah toko fiksi yang bergerak pada penjualan pernak-pernik anime dan manga. Karyawan toko tersebut terdiri dari Kantoku, Hiotan, Fu Girl, Umio, Sommelier, Kameko serta Sensei. Interaksi diantara mereka semua terjadi, terutama karena sifat dan hobby mereka yang berbeda-beda. Seperti Kantoku yang memiliki hobi merekam video orang-orang dan sempat memusingkan Hio, Fu Girl yang mengejar-ngejar Umio demi latihan membasmi zombie, ataupun Sommelier yang memiliki kemapuan rekomendasi dan nasehat layaknya Mario Teguh memberikan motivasi. Selain itu juga ditampilkan mengenai lika-liku dunia bisnis pernak-pernik anime, seperti ketika mendapatkan inspeksi dari Dinas setempat ataupun repotnya para karyawan ketika toko sedang membuat event diskon. Tak tertinggal pula drama percintaan  yang dialami oleh para karyawan yang bekerja di Umanohone.

Pesta Sommelier, berkah bagi orang-orang yang bingung ingin beli komik genre apa
Pesta Sommelier, berkah bagi orang-orang yang bingung ingin beli komik genre apa

Dibalut dengan nuansa komedi, anime ini  tidak memerlukan daya analisis yang tinggi untuk memahami alurnya. Selain itu juga terdapat beberapa parodi dari beberapa judul anime maupun manga yang terkenal, maupun beberapa iklan terselubung yang ada di anime ini.  Menarik juga diikuti interaksi para tokoh disini, yang terkesan hidup dan nyata apa adanya. Lagu pembuka “Kajirikake no Ringo” oleh Ayana Taketatsu, serta lagu penutup “Two-Dimension’s Love” oleh Denk!Girls (Natsumi Takamori, Minami Tsuda, Ayana Taketatsu, andMai Aizawa) juga cocok dengan tema dan suasana ekspresif yang dijual oleh anime ini. Satu hal yang harus digarisbawahi adalah cukup banyaknya unsur fanservice di sini yang harus dihindari oleh penonton dibawah umur. Namun secara umum, anime ini cocok untuk mengisi hari libur maupun bagi penonton yang ingin mengetahui dunia toko pernak-pernik anime di Jepang.

Advertisement Inline

KAORI Newsline | Ulasan oleh Shofa Pranata

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.