BAGIKAN

Di edisi kesembilanbelasnya ini, seperti sudah diperkirakan dan sudah diberitakan sebelumnya, re:ON kembali bertambah tebal. Seperti yang sudah diberitakan juga, ada satu seri komik baru yang ikut meramaikan lineup re:ON dan satu seri komik yang memulai sesi keduanya. Seperti apa saja isi majalah edisi kali ini jadinya? Mari disimak.

Tawur (C. Suryo Laksono)

JpegBudi kembali masuk sekolah setelah beberapa hari absen karena luka-lukanya dari pertarungan dengan Margo. Di sekolah, ia dipanggil oleh kepala sekolah untuk bertemu di kantornya. Apakah pak kepala sekolah telah mengetahui bahwa Budi terlibat dengan program Tawur? Bisakah Budi dan kawan-kawan melanjutkan perjuangan membantu sekolah dengan memenangkan dana S.O.S. dari program Tawur?

Advertisement Inline

Setelah absen selama lima edisi, Tawur akhirnya kembali sebagaimana telah dijanjikan. Bab kali ini membuat pembaca familiar kembali dengan cerita dan setting dari Tawur dengan menggambarkan kondisi Budi dan sekolahnya setelah klimaks dari bagian sebelumnya, selain mengenalkan beberapa karakter baru dan meninggalkan petunjuk mengenai konflik selanjutnya. Karena itu, memang belum ada aksi pertarungan lagi yang ditunjukkan dalam bab ini. Nantikan saja dulu ke arah mana cerita akan berkembang nantinya di bab berikutnya sambil memperhatikan detgail-detail di bab ini.

Hyper Fusion Cyborg Idol Rinka (Vino, Hendry dan Kaari)

JpegUpaya Rinka dan Hiro untuk menghentikan mesin gempa mendapat halangan dari bos Hugo McMoran yang menggunakan kemampuan misterius. Apakah Rinka dan Hiro dapat mengalahkan McMoran sebelum waktu habis?

Walaupun kali ini McMoran sendiri yang akhirnya memberi tantangan yang cukup berarti bagi para jagoan kita, namun belum ada penjelasan yang memuaskan mengenai latar belakang mengapa McMoran bisa menjadi seperti itu. Sementara Candy kembali menjadi peran penentu bagi tim (dan juga bagi cerita). Rinka masih tidak juga bisa mengimbangi kekuatan yang dimilikinya dengan gaya bertarung yang lebih cerdik dan Hiro yang bermodalkan semangat tanpa kekuatan memiliki keterbatasan dalam membantu. Sementara kalau dibandingkan, Candy mampu memadukan kekuatan dengan perumusan rencana yang lihai untuk memenangkan pertarungan dan menyukseskan misi. Perbedaan peran yang sangat jomplang.

Galauman (Ockto Baringbing dan Ino Septian) 

Jpeg

EMP yang diaktifkan oleh Alayman dan komplotannya telah mengakibatkan semua peralatan elektronik di setengah Jakarta (dan Tangerang) tak dapat digunakan. Upaya TNI AU untuk menghancurkan markas Alayman di Kepulauan Seribu pun harus berhadapan dengan senjata-senjata Alayman yang dahsyat. Bagaimana selanjutnya tindakan Galauman bersama Christa dan Gracia untuk mencegah perluasan dampak EMP itu?

Sebagaimana bisa diduga dari plot komik Galauman, dengan rusaknya peralatan elektronik di separo Jakarta dan Tangerang, dampak yang menjadi fokus adalah kegalauan orang-orang yang tidak bisa selfie atau menelpon pacar. Padahal para penumpang pesawat dan ribuan penglaju pasti galau juga karena terlantar akibat lumpuhnya Bandara Soekarno-Hatta dan layanan KRL Commuter Line. Di sisi lain, mungkin Alayman seharusnya mempertimbangkan untuk bekerja sebagai perancang sistem pertahanan perbatasan agar lebih berguna bagi bangsa dan negara daripada mengurusi kegalauan orang. Terlepas dari itu, akhir dari bab ini menjanjikan bakal ada pertarungan lagi di bab berikutnya, yang semoga saja tetap seru dan menarik.

Bachelor’s Brotherhood (Shu Eirin)

JpegSeto menceritakan pengalaman masa lalunya yang suram setelah kedua orang tuanya meninggal, hingga akhirnya ia menemukan motivasi dan tujuan untuk bangkit kembali.

Mengikuti twist yang serius di akhir bab sebelumnya, sebagian besar isi bab ini pun lebih serius daripada jenaka. Melihat keteguhan dan keseriusan Seto yang tidak neko neko, tidak heran jika ia memikat banyak wanita. Walaupun hal itu juga yang menjadi alasannya enggan menjalin hubungan dengan wanita karena dianggap mengganggu fokusnya bekerja mencapai tujuan.

The Grand Legend Ramayana (Is Yuniarto)

JpegTragedi melanda Ayodya. Konspirasi yaksha telah memakan korban dari kalangan penguasa Ayodya. Sementara kesedihan dan krisis politik melanda, Rama harus membuat keputusan besar untuk menyelidiki dan menumpas konspirasi di balik serangan-serangan yaksha.

Dalam kisah epik aslinya, cerita saat ini telah mencapai akhir dari Ayodhya Kanda, dengan diasingkannya Rama beserta dengan Shinta dan Laksman sementara Bharat dengan enggan mengambil tampuk kepemimpinan sementara sambil menunggu kembalinya Rama. Dalam komik ini pun, pelaksanaan pengasingan ini juga dimaksudkan bukan hanya untuk menghormati kehormatan titah Raja, tapi sebagai suratan takdir bagi Rama untuk menumpas kejahatan di dunia (lebih spesifiknya dalam konteks cerita komik ini, untuk menyelidiki lebih lanjut mengenai yaksha). Dengan dimulainya babak baru dari cerita ini, apakah itu berarti kita akan segera menemui hal-hal baru dalam cerita ini? Mungkin kemunculan karakter baru dari kaum Vanara, seperti Hanuman?

My Dearest Irina (Dokutoku)

JpegIrina masih (dan semakin) frustrasi dengan situasi aneh yang dihadapinya di planet lain. Untuk menenangkan Irina, Pangeran Keith memberinya hadiah sebuah jam pasir yang dapat memberitahukan kebenaran, untuk meyakinkan Irina bahwa perasaan sang Pangeran pada Irina bukanlah tipu-tipu. Biar begitu, Irina masih ngotot ingin pulang ke Bumi.

Dalam bab ini, sebenarnya Keith menceritakan bagaimana ia pertama kali bertemu dengan Irina dulu; dan menunjukkan sisi gelap dari perasaan yang polos dengan menjadi yandere yang obsesif dan posesif. Tetapi, masih adalah rahasia lain di balik ingatan Keith? Di sisi lain, hadiah jam pasir kebenaran yang diberikan kepada Irina menjadi plot device yang menarik. Biarpun awalnya Irina hanya menanyakan pertanyaan-pertanyaan bodoh pada benda tersebut, akhirnya Irina kepikiran untuk menggunakannya untuk mengetahui kebenaran mengenai salah satu karakter lainnya. Apa yang akan kemudian dilakukan oleh Irina dengan pengetahuan yang baru didapatnya tersebut?

Lunar Helios (Galang Tirtakusuma)

JpegAelfric dan kawan-kawan menemukan suatu kejutan. Mereka bertemu beberapa manusia yang mengetahui tentang kekuatan spirit. Rupanya mereka memiliki dua anak perempuan yang telah meneliti vampir karena percaya bahwa tidak semua vampir itu jahat. Sayangnya, salah satu anak perempuan tersebut digigit oleh vampir jahat dan kini membantu mereka membobol pertahanan sebuah kota besar manusia. Apakah Aelfric akan membantu mereka?

Lunar Helios kali ini menyiapkan sebuah momen yang besar. Dalam konteks peperangan antara manusia dengan vampir jahat, tindakan yang dipilih oleh Aelfric tentunya akan berpengaruh pada persepsi kaum manusia terhadap vampir, entah dalam bentuk yang baik atau buruk. Konsekuensi itu akan menarik untuk dieksplorasi juga ke depannya.

Bataavia (Ockto Baringbing dan Dhang Ayupratomo)

JpegSejak kecil, Margreet selalu diceritakan oleh omnya mengenai kehebatan bangsa Belanda yang bertualang, membangun dan menjaga ketertiban di koloni Hindia Belanda, hingga bangsa inlander pun menghormati mereka. Karena itu, ketika orang tuanya pergi ke Bataavia, Margreet ikut bersama mereka agar bisa melihat sendiri pencapaian bangsanya membangun peradaban di negeri terbelakang. Namun kenyataan yang ia temui di sana tidaklah sesederhana itu.

Bataavia memang bukan representasi akurat dari sejarah kolonial. Bukan hanya ada perbedaan kecil pada nama kota, berbagai anakronisme berkaitan dengan kostum, tokoh, atau situasi mengisyaratkan sejarah alternatif di mana sejarah panjang kolonisasi ditumpuk bersama dalam satu periode. Yang menonjol kemudian adalah sebuah fokus kritis kepada narasi kolonial mengenai peradaban; narasi di mana bangsa “Barat” yang “beradab” menempatkan dirinya sebagai pemangku tanggung jawab untuk membimbing bangsa-bangsa lain yang “terbelakang” menuju peradaban yang aman dan tertib. Dalam mendekonstruksi oposisi biner seperti itu, pemutarbalikan hirarki antara hal-hal yang dioposisikan memiliki peranan penting, namun tidak cukup dengan sendirinya jika tidak memperhatikan bahwa kedua posisi itu sama-sama dilandasi oleh asumsi esensialis mengenai identitas kebangsaan dan peradaban, yang memberi pijakan pada gengsi superioritas. Mungkinkah kemudian membayangkan suatu relasi baru di mana perbedaan peradaban tidak dipandang dalam kerangka superior-inferior, namun sebagai kondisi differently-civilized? Di sini Bataavia memberikan suatu penggambaran yang dapat ditelaah lebih lanjut. Karena yang nampak di sini adalah sang tokoh inlander tidak acuh mengenai narasi mengenai superioritas dan lebih peduli pada urusan memainkan permainan sesuai dengan aturan mainnya, yang harus diikuti bersama oleh semua pemain apapun bangsa asalnya. Hanya Margreet yang melihat permainan sederhana ini sebagai pertaruhan gengsi superioritas.

Dalam sebuah seminar mengenai sejarah yang pernah saya ikuti, mahasiswa sejarah yang menjadi MC-nya menyampaikan sebuah wejangan menarik yang ia terima dari salah satu dosennya: “tugas seorang sejarawan bukanlah memberikan jawaban, tapi menanyakan pertanyaan yang tepat. Di sini pun, sebagai karya fiksi yang mengandung unsur sejarah, signifikansi dari Bataavia yang perlu lebih diperhatikan bukanlah pada bagaimana ia menyajikan atau tidak menyajikan kenyataan sejarah, tapi pada bagaimana narasinya dapat membangun pertanyaan-pertanyaan mengenai bagaimana masa lalu dinarasikan. Dalam menyikapi fiksi sejarah dalam bentuk apa pun, pembaca memang sebaiknya tidak sekedar menerima apa adanya, tapi menjadikannya pemicu keingintahuan untuk mengeksplorasi sejarah lebih lanjut dari berbagai sumber. Anda memang bisa mempelajari sejarah dari membaca komik/novel, menonton film, atau main game. Tapi anda perlu memperluas bacaan untuk mendapat konteks dari narasi sejarah itu.

Population Zero (Kristedy Rinto dan Erde)

JpegElias dan Ellen berkumpul lagi dengan Mara dan kawan-kawan, kemudian berlindung di mansion tempat Elias sebelumnya tinggal. Penasaran dengan info akurat yang diberikan oleh siaran radio misterius, Bob berusaha melacak asal siaran radio itu dengan harapan sang penyiar dapat memberikan jawaban dan kebenaran.

Kemunculan petunjuk baru semakin mengipasi rasa penasaran apakah misteri pesan ajaib yang diterima Elias selama ini akan memiliki penjelasan yang dapat dipahami dengan nalar atau memang suatu fenomena supranatural, dan apa hubungannya dengan merebaknya zombie. Waktu berduaan antara Elias dan Ellen juga menunjukkan dampak yang berkelanjutan pada pengembangan karakternya, karena Elen terus menunjukkan bahwa ia memandang Elias sebagai seseorang yang dapat dipercaya (selain keduanya juga seperti berada di gelombang yang sama karena kepalanya sama-sama korslet).

Another Special Delivery (Chris Lie, Gita Juwita dan Felix Setiawan)

JpegUsaha delivery makanan sedang lesu karena akibat dari bisnis daging kalengan Pak Labinak. Karena itu, Pak Labinak mengembangkan modus baru untuk tetap mendapat pasokan daging segar. Seperti apa modusnya dan korbannya kali ini?

Pak Labinak benar-benar kembali lagi setelah menjadi running joke di berbagai komik, media sosial, dan acara re:ON sejak kemunculannya dalam komik one shot di volume 3. Ada suatu perbedaan utama dari komik Special Delivery yang kedua ini jika dibandingkan dengan komik sebelumnya; selain menggunakan modus baru, karakter dari korban Pak Labinak pun berubah. Jika di komik pertama korbannya adalah pengantar makanan polos tanpa dosa yang hanya menjalankan tugasnya, korban kali ini adalah seseorang yang hendak melarikan diri dari dosa yang diperbuatnya. Hal ini memberi warna yang berbeda dibandingkan dengan komik sebelumnya karena sang korban seperti mendapat karma dari perbuatannya.

Our Teachers are Artists (editorial department dan Annisa Nisfihani)

Jpeg

Faint*Star bagi-bagi cenderamata di konser! Yuria pun menunjukkan pada Hina bagaimana cara membagikan hadiah yang meninggalkan kesan penuh kenangan pada fans yang “beruntung”. Semuanya memang beda kalau dilakukan oleh artis!

Selain komik-komik di atas, komik re:FRESH kali ini memberikan 10 tips cara modusin gebetan (sebagai catatan, di dalam balet ada peran untuk laki-laki kok). Di rubrik re:DRAW, kali ini pembaca dapat mempelejari dasar dari cara menggambarkan gestur dan pose tubuh. Ada juga wawancara dengan sang kreator Tawur, C. Suryo Laksono, dalam rubrik re:INTRODUCE. Suryo berbagi pengalaman dan wejangan dalam membuat komik, yang menunjukkan bahwa membuat komik adala pekerjaan yang membutuhkan kerja keras, disiplin (jika perlu, aturlah deadline sendiri), dan kemauan yang konsisten untuk terus belajar.

Berbeda dari pengumuman di Indonesia Comic Con sebelumnya, komik yang debut kali ini ternyata adalah Bataavia, bukan Spalko. Spalko sendiri rencananya akan diluncurkan di volume 21 dalam acara Comic Fest ID bulan Mei mendatang. Setidaknya dengan perubahan ini, edisi kali ini menjadi tidak terlalu penuh dengan komik bermuatan action.

KAORI Newsline | oleh Halimun Muhammad

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.