BAGIKAN
Sultan Johor Menjadi Masinis
Sultan Johor, Sultan Ibrahim Iskandar menjadi masinis kereta api kali ke-14 dari Stasiun KTMB Johor Bahru Sentral ke Stasiun Kuala Lumpur . NSTP/MOHD AZREN JAMALUDIN

Memang unik Sultan Johor, Sultan Ibrahim Ibni Almarhum Sultan Iskandar. Ketika sang Sultan hendak mengadakan kunjungan ke Ibukota negara Malaysia, Kuala Lumpur pada Minggu (27/3) alih-alih menggunakan kendaraan pribadi, sang Sultan menggunakan kereta api khusus milik KTMB, jawatan kereta api negara Malaysia sebagai kereta api luar biasa (KLB) dari Johor ke Kuala Lumpur. Tak hanya sekedar menggunakan kereta api, Sultan Malaysia ini juga menjadi masinis lokomotif KLB yang ia gunakan.

Kereta yang diawaki langsung oleh Sultan Johor tersebut menggunakan lokomotif seri Blue Tiger atau KTMB Class 26 dengan nomor lambung 26108 yang mempunyai julukan Tanjung Kupang. KA tersebut membawa enam kereta penumpang yang ditumpangi staf dan keluarga kerajaan beserta kru KTMB.

Sultan Johor menjadi masinis
Sultan Johor menjadi masinis lokomotif KLB.

KA dengan nomor perjalanan 1002 tersebut diberangkatkan dari jalur 4 Stasiun JB Sentral pada pukul 9.27 pagi waktu setempat. Sebelum tiba di Kuala Lumpur pada pukul 4 sore, KA tersebut berhenti sejenak di Stasiun Kluang dan Segamat.

Advertisement Inline

Turut hadir di Stasiun JB Sentral mengiringi baginda sebelum bertolak ialah Setiausaha Kerajaan Negeri Johor, Datuk Azmi Rohani; Datuk Bandar Majlis Bandaraya Johor Bahru (MBJB), A Rahim Nin dan Pegawai Daerah Johor Bahru, Muhamad Fuad Radzuan.

Ini bukanlah pengalaman pertama Sultan Ibrahim mengendarai lokomotif, namun sudah menjadi kesempatan kesepuluh kalinya membawa kereta api secara resmi dan keempat belas jika termasuk saat test dan berlatih. Sultan Johor mempunyai brevet untuk mengemudikan lokomotif KTMB  Blue Tiger sejak tahun 2010. Bahkan, ia juga turut menjadi bagian dari sejarah perkeretapian Malaysia dan Singapura saat menjadi masinis bagi perjalanan kereta terakhir yang berangkat dari Stasiun Tanjong Pagar Singapura sebelum ditutup pada 30 Juni 2011.

Cemplus Newsline by KAORI

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.