Attack on Titan atau Shingeki no Kyojin merupakan salah satu anime asal Jepang yang sangat populer. Anime ini sendiri bisa ditonton di Indonesia karena sudah dilisensi oleh MUSE SG/Muse Indonesia. Publik bisa menonton animenya melalui sejumlah layanan streaming seperti iQIYI, Bstation, hingga WeTV. Dan sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, anime ini juga telah didubbing ke dalam bahasa Indonesia, dan versi dubbingnya telah tersedia di Viu.

Anime Attack on Titan didubbing ke dalam bahasa Indonesia oleh ATM Studio yang sebelumnya sudah berpengalaman mendubbing anime-anime milik Muse seperti Kenja no Deshi, Kimetsu no Yaiba, hingga Sabikui Bisco dan Spy x Family. Meskipun begitu, yang telah tersedia dalam dubbing berbahasa Indonesia saat ini barulah Attack on Titan the Final Season part kedua saja, dan belum termasuk season-season sebelumnya. Masih belum ada informasi mengenai kapan versi dubbing berbahasa Indonesia dari season-season sebelumnya akan dirilis. Meskipun begitu, season-season terdahulu saat ini sudah didubbing ke dalam bahasa Indonesia.

fuji dango

Adalah Dimas Setiaji yang dipercayakan untuk mendubbing sang karakter utama, Eren Yeager. Seiyu yang juga mendubbing Cuphead dalam Cuphead Show di Netflix ini mendapatkan peran sebagai Eren setelah melalui proses casting yang cukup ketat. Dituturkan kepada tim KAORI, Dimas Setiaji yang juga aktif menjadi seorang cosplayer dengan nama panggung Fuji Dango ini sempat menuturkan kesan-kesannya mendubbing Eren di Attack on Titan. Ia mengaku sangat senang mendapatkan peran Eren karena Eren merupakan seorang karakter protagonis dari anime yang memiliki fandom cukup besar di Indonesia. Apalagi Dimas Setiaji sendiri juga menyukai anime-anime shonen.

Ada satu hal menarik dalam kiprahnya mendubbing Eren. Awalnya ia sempat berpikir bahwa Eren adalah tipikal karakter protagonis yang “shonen banget”, berapi-api dan care dengan kawan seperjuangannya. Namun ketika mulai memasuki season 4 atau final season, tiba-tiba saja ia menjadi sosok yang sangat berbeda. Hal ini sempat mengejutkan Dimas, apalagi ia cukup mengikuti betul perkembangan karakter Eren dari sejak mendubbingnya dari season pertama. Perubahan ini ia rasakan betul setelah ia mengalami transisi mendubbing season 3 ke season 4, di mana pada season 4, Eren yang sebelumnya penuh semangat dan berapi-api tiba-tiba menjadi karakter yang sangat lesu dengan nada bicara yang sangat datar. Hal ini sempat membuatnya mengalami “culture shock” dari yang semula mendubbing suara Eren yang berapi-api, menjadi harus mendubbing suara Eren dengan datar dan nyaris tak berjiwa, meski ia juga sedikit memainkan suaranya supaya hasilnya tidak terlalu datar.

Ia juga mengakui bahwa karakter Eren sendiri sesungguhnya bukanlah karakter yang benar-benar sulit untuk didubbing. Ia mengaku masih banyak lagi karakter-karakter yang lebih sulit lagi ia perankan sebelumnya. Namun salah satu kesulitan dalam mendubbing Eren adalah seringnya Eren berteriak dengan durasi yang cukup panjang. Hal ini diakuinya adalah tantangan yang cukup sulit. Ia sempat mengalami berkali-kali retake atau rekaman ulang untuk adegan Eren berteriak yang sangat banyak dan panjang itu supaya hasilnya pas dengan teriakan Eren.

Akibat darinya berteriak-teriak panjang tersebut, Dimas Setiaji mengaku sempat sember atau pecah suaranya. Hal itu tentu saja menyulitkan dirinya karena sebagai seorang seiyu ia harusnya juga masih punya kewajiban untuk menjalani berbagai rekaman di studio-studio lainnya, untuk film-film dan program-program lainnya. Dan satu hal yang paling menyiksanya adalah ketika harus mendubbing Eren yang masih kecil. Hal ini dikarenakan tone suara yang harus ia tipiskan supaya terdengar seperti anak kecil, namun di saat yang sama juga harus berteriak panjang sambil menjaga tone anak kecilnya. Hal ini menjadi tantangan yang cukup berat baginya.

Shingeki no Kyojin
© Hajime Isayama, KODANSHA/”ATTACK ON TITAN” Production Committee

Attack on Titan atau dalam bahasa Jepangnya adalah Shingeki no Kyojin sendiri adalah serial anime yang diadaptasi dari seri komik yang dirilis sejak tahun 2009. Seri komiknya sendiri telah dirilis di Indonesia oleh penerbit Elex Media, di bawah label Level Comics. Selain anime, serial ini juga diadaptasi menjadi film live-action oleh Toho Pictures pada 2015 dan rencananya juga akan diadaptasi menjadi film Hollywood oleh rumah produksi Warner Bros. Komiknya sendiri sudah tamat. Animenya sendiri juga akan berlanjut kembali pada tahun 2023 mendatang.

Attack on Titan berkisah tentang perjuangan Eren, Mikasa, dan Armin bersama regu Pasukan Penyelidik (Survey Corps) untuk membebaskan manusia dari ancaman raksasa Titan. Di tengah perjuangan mereka, konspirasi mengenai asal usul Titan yang mengancam umat manusia yang tersisa akhirnya terkuak. Konflik pun akhirnya bergeser, di mana mereka akhirnya berjuang untuk membebaskan umat manusia yang berdiam di balik dinding dari ancaman tirani yang lebih besar. Eren pun akhirnya juga turut mencari makna “kebebasan” bagi dirinya melalui kekuatan Titan yang dimilikinya.

Oh ya, tak lupa Dimas Setiaji juga mengonfirmasi bahwa seluruh season Attack on Titan dari yang pertama sampai yang terbaru semuanya sudah didubbing. Meski yang baru tersedia untuk ditonton publik saat ini baru season 4 bagian kedua saja, namun ia mengingatkan untuk nantikan saja kehadiran season-season lainnya.

Dimas Setiaji sendiri adalah seiyu yang memiliki kiprah yang masih relatif baru. Berangkat dari hobinya melakukan fandub, ia kini telah meniti karir menjadi seorang seiyu profesional yang telah mendubbing sejumlah film, di antaranya adalah DOTA: Dragon’s Blood, Kiki’s Delivery Service, hingga Kimetsu no Yaiba

Kenali juga para seiyu Attack on Titan versi bahasa Indonesia di sini:

Mengenal Para Seiyu Attack on Titan Versi Bahasa Indonesia

KAORI Newsline

Tinggalkan komentar Anda

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.